Tak Mau Lagi Data Berantakan, Pemkab Lutim Perkuat Statistik Sektoral

Asdhar
By Asdhar
2 Min Read
Pemkab Luwu Timur melalui Diskominfo-SP dan BPS memperkuat statistik sektoral untuk meningkatkan validitas data OPD dan mendukung kebijakan pembangunan berbasis data akurat (Sumber: Dinas Kominfo SP Luwu Timur)

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mulai serius membenahi tata kelola data di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD). Langkah tersebut dilakukan agar penyusunan kebijakan pembangunan tidak lagi terkendala persoalan data yang tidak sinkron maupun kurang valid.

Melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP), Pemkab Lutim menggelar Pembinaan Statistik Sektoral (PSS) dan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) di Media Center Diskominfo-SP, Rabu (13/05/2026).

Kegiatan itu diikuti seluruh agen statistik OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur sebagai bagian dari upaya memperkuat implementasi program Satu Data Indonesia di daerah.

Sekretaris Diskominfo-SP, Nasir, menegaskan bahwa persoalan data tidak bisa lagi dianggap sepele karena menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan pemerintah.

“Kalau data tidak akurat, tentu kebijakan yang diambil juga bisa tidak tepat sasaran. Karena itu, semua OPD harus serius membangun sistem data yang baik dan saling terintegrasi,” ujar Nasir.

Menurutnya, pengelolaan statistik saat ini tidak lagi sekadar mengumpulkan angka, tetapi juga memastikan kualitas, validitas, hingga kesesuaian data dengan kondisi riil di lapangan.

Ia juga meminta seluruh agen statistik OPD lebih aktif menyampaikan kendala teknis agar permasalahan pengelolaan data dapat segera dicarikan solusi bersama.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Luwu Timur, Abdullah Pannu, menegaskan pentingnya standardisasi data agar statistik daerah memiliki kredibilitas dan bisa digunakan dalam skala nasional.

“Data daerah harus memenuhi standar nasional agar valid, bisa dipercaya, dan dapat dimanfaatkan secara luas untuk kepentingan pembangunan,” jelas Abdullah.

Ia menambahkan, peran agen statistik kini semakin strategis karena tidak hanya bertugas menginput data, tetapi juga melakukan pemeriksaan validitas hingga penyebarluasan informasi kepada publik.

Melalui pembinaan tersebut, Pemkab Luwu Timur berharap kualitas statistik sektoral di seluruh OPD semakin meningkat sehingga kebijakan pembangunan daerah benar-benar berbasis data yang akurat, mutakhir, dan terpadu.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Bidang Statistik Diskominfo-SP Lutim, Haeruddin, tim ahli dari BPS Luwu Timur, serta seluruh perwakilan agen statistik OPD lingkup Pemkab Luwu Timur.

Share This Article