PT Vale Ajak Pelaku Usaha di Luwu Timur Sukseskan SE2026

Asdhar
By Asdhar
3 Min Read
Head of External Relations PT Vale Indonesia, Yusri Yunus mengajak pelaku usaha dan UMKM di Luwu Timur aktif menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi data pembangunan yang akurat.

PT Vale Indonesia (PT Vale) mengajak seluruh pelaku usaha di Kabupaten Luwu Timur untuk aktif berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).

Perusahaan tambang tersebut menilai data ekonomi yang akurat menjadi fondasi penting dalam mendorong kebijakan pembangunan dan pertumbuhan usaha yang lebih tepat sasaran di daerah.

Ajakan itu disampaikan Head of External Relations PT Vale Indonesia, Yusri Yunus, sebagai bentuk dukungan sektor swasta terhadap pelaksanaan sensus yang dilakukan pemerintah.

Menurut Yusri, keberhasilan SE2026 tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pelaku usaha, mulai dari perusahaan besar hingga UMKM.

“Data yang akurat menjadi navigasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen perusahaan dan pelaku usaha untuk proaktif menyukseskan Sensus Ekonomi 2026,” ujar Yusri.

Ia menilai, hasil sensus nantinya akan menjadi dasar penting dalam penyusunan berbagai kebijakan ekonomi, investasi, hingga pengembangan sektor usaha di Luwu Timur.

“Dari pelaku usaha, untuk masa depan Luwu Timur yang lebih sejahtera,” tambahnya.

Dukungan serupa juga datang dari Ketua Himpunan Pengusaha Sorowako (HIPSO) Luwu Timur, Iwan Usman. Ia mengajak para pengusaha dan pelaku UMKM memberikan data yang jujur dan akurat selama proses sensus berlangsung.

Menurutnya, data tersebut akan membantu pemerintah melihat kondisi riil dunia usaha sekaligus menjadi acuan dalam menyiapkan program bantuan dan kebijakan ekonomi yang sesuai kebutuhan pelaku usaha di lapangan.

“Hasil sensus ini juga penting untuk melihat peta peluang usaha dan potensi bisnis di Luwu Timur. Partisipasi pelaku usaha hari ini akan menentukan iklim usaha yang lebih maju ke depan,” kata Iwan.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Luwu Timur, Abdullah Pannu, mengatakan keterlibatan dunia usaha menjadi faktor penting dalam menghasilkan data ekonomi yang valid dan berkualitas.

Menurut Abdullah, SE2026 akan memotret perkembangan berbagai sektor usaha di daerah, termasuk UMKM, perdagangan, jasa, hingga industri.

“Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun arah kebijakan pembangunan ekonomi daerah. Karena itu kami berharap seluruh pelaku usaha dapat memberikan informasi yang benar dan lengkap,” ujarnya.

Ia menambahkan, sensus tersebut juga akan membantu pemerintah melihat tantangan dan peluang ekonomi yang berkembang di Luwu Timur sehingga program pembangunan bisa lebih terarah.

Share This Article