14 Pejabat Berebut 4 Kursi Strategis, Bupati Luwu Buka Seleksi Jabatan Tinggi

Asdhar
By Asdhar
2 Min Read
Sebanyak 14 pejabat mengikuti seleksi terbuka JPT Pratama Pemkab Luwu untuk mengisi empat jabatan strategis yang lowong. (Sumber: mediacenter.luwukab.go.id)

Sebanyak 14 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu mulai bersaing memperebutkan empat posisi strategis dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang resmi dibuka Bupati Luwu, Patahudding, di Makassar, Jumat (8/5/2026).

Seleksi yang berlangsung di UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi BKD Provinsi Sulawesi Selatan itu menjadi bagian dari upaya Pemkab Luwu mengisi sejumlah jabatan penting yang saat ini lowong.

Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta Kepala Satpol PP.

Proses seleksi ini ikut menjadi sorotan karena jabatan yang diperebutkan berkaitan langsung dengan pengelolaan birokrasi, pelayanan publik hingga sektor pariwisata dan ketertiban daerah.

Dalam sambutannya, Patahudding meminta seluruh peserta mengikuti proses seleksi secara serius dan tetap menjunjung semangat pengabdian.

“Kami persilakan saudara-saudara berkompetisi dan berdoa. Yang terbaik itu belum tentu yang nilainya paling tinggi karena ada beberapa pertimbangan,” ujar Patahudding.

Ia menekankan bahwa proses seleksi bukan sekadar mengejar jabatan, tetapi juga bagian dari tanggung jawab dalam membangun pemerintahan yang lebih baik.

“Intinya adalah kerja-kerja ikhlas dan doa kita, karena rezeki tidak pernah tertukar,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, mengapresiasi langkah Pemkab Luwu yang menggunakan Assessment Center Provinsi Sulsel yang telah terakreditasi oleh Badan Kepegawaian Negara.

Menurutnya, penggunaan assessment terakreditasi penting untuk mendukung sistem manajemen talenta ASN berbasis kompetensi.

“Kalau ingin membangun manajemen talenta harus melalui assessment yang terakreditasi oleh BKN,” jelasnya.

Jufri menyebut hasil assessment nantinya juga akan terintegrasi dalam sistem administrasi kepegawaian nasional sehingga menjadi bagian dari data pengembangan karier ASN secara lebih terbuka dan profesional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BKD Provinsi Sulsel Erwin Sodding, Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Penjabat Sekda Luwu Muhammad Rudi, serta jajaran BKD Provinsi Sulawesi Selatan.

Share This Article