Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Palopo kembali menunjukkan produktivitas akademiknya lewat penerbitan buku referensi berjudul Pendidikan dan Dakwah untuk Gen-Z: Perspektif Hadis dalam Menghadapi Tantangan Zaman.
Buku setebal 213 halaman itu lahir dari proses perkuliahan mata kuliah Ulumul Hadis dan Ilmu Dakwah yang diampu Muhammad Yusuf.
Menariknya, isi buku tidak hanya membahas teori dakwah, tetapi juga mengangkat persoalan yang dekat dengan kehidupan generasi muda saat ini, mulai dari etika bermedia sosial, degradasi moral, hingga tantangan pendidikan di era digital.
Kehadiran buku tersebut menjadi sorotan karena ditulis langsung oleh mahasiswa sebagai bentuk integrasi antara kajian akademik dan realitas sosial yang dihadapi Generasi Z.
Di tengah derasnya arus media sosial dan perubahan pola komunikasi anak muda, mahasiswa mencoba menghadirkan perspektif hadis sebagai pendekatan pendidikan dan dakwah yang lebih relevan dengan kondisi zaman.
“Buku ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menuangkan gagasan ilmiah berbasis hadis dalam menjawab tantangan dakwah dan pendidikan di era digital,” ujar Muhammad Yusuf.
Menurutnya, mahasiswa saat ini tidak cukup hanya memahami teori di ruang kuliah, tetapi juga harus mampu menghasilkan karya ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Proses penyusunan buku tersebut disebut berlangsung cukup panjang. Mahasiswa harus melalui tahapan pencarian referensi, kajian hadis, penulisan naskah, hingga proses revisi dan penyuntingan agar setiap bab saling terhubung menjadi satu kesatuan buku.
Di tengah padatnya aktivitas kuliah, para penulis juga menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan waktu, penyelarasan bahasa ilmiah, hingga penyuntingan isi tulisan.
Namun melalui kolaborasi dan pendampingan dosen, buku tersebut akhirnya berhasil diterbitkan sebagai salah satu luaran akademik mahasiswa.
Selain membahas persoalan pendidikan karakter dan dakwah, buku ini juga menyoroti pentingnya pendekatan yang lebih humanis dan adaptif dalam menghadapi karakter Generasi Z yang tumbuh bersama teknologi digital.
Karya tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa, pendidik, dai, hingga masyarakat umum dalam memahami pola pendidikan dan dakwah Islam yang sesuai dengan perkembangan zaman.
Di sisi lain, penerbitan buku ini juga menjadi dorongan bagi mahasiswa lain untuk mulai aktif menulis dan membangun budaya literasi akademik di lingkungan kampus.




