Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Pemkab. Lutim Studi Tiru Percepatan Penanggulangan Stunting di Sinjai
Luwu Timur

Pemkab. Lutim Studi Tiru Percepatan Penanggulangan Stunting di Sinjai

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya
18 Maret 2022
Share
4 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Luwu Timur, merupakan salah satu daerah yang juga sedang menghadapi masalah stunting. Berbagai upaya dilakukan guna percepatan penurunan stunting ini, salah satunya adalah dengan melakukan studi tiru di Kabupaten Sinjai.

Kabupaten Sinjai menjadi pilihan tempat studi tiru karena daerah berjuluk Bumi Panritta Kitta tersebut merupakan salah satu kabupaten yang dinilai cukup baik dalam percepatan penurunan stunting di Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca Juga

PT Vale Dorong Program Pengelolaan Sampah TPS3R di Wilayah Pemberdayaan Luwu Timur
Pemkab Luwu Timur Dorong Pelatihan Security bagi Pemuda Desa Hadapi Investasi Industri

Rombongan Tim Percepatan Penanggulangan Stunting Kabupaten Luwu Timur yang terdiri dari Bappelitbangda, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo-SP, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas PU, pengurus TP-PKK, serta Puskesmas se-Kabupaten Luwu Timur diterima oleh Kepala Bappeda Sinjai, Irwan Suaib, S.STP, M.Si dan Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik, MARS. di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Jumat (18/03/2022).

Sekretaris Bappelitbangda Kabupaten Luwu Timur, Mahyuddin yang juga pimpinan rombongan dalam kata pengantarnya mengatakan, tujuan Tim Percepatan Penanggulangan Stunting Kabupaten Luwu Timur datang ke Sinjai ialah untuk belajar bagaimana Kabupaten Sinjai sukses menjadi lokus stunting tahun lalu.

“Pekerjaan penurunan stunting ini hampir sama dengan pekerjaan kabupaten sehat, dan Alhamdulillah sudah kami laksanakan dan mendapat penghargaan tertinggi kabupaten sehat. Mungkin itulah yang menjadi pointer kami di Bappeda dengan teman-teman tim untuk lebih kuat lagi setelah mendapat pencerahan dari Kaban Bappeda dan Kadis Kesehatan Sinjai,” kata Mahyuddin.

“Kami mohon kesediaan bapak Kepala Bappeda untuk berbagi ilmu agar kunjungan kami hari ini ada yang bisa kami bawa pulang terkait kerja-kerja tim OPD dan Puskesmas dari Sinjai sehingga stunting di Kabupaten Luwu Timur bisa kami tanggulangi,” harapnya.

Sementar Kepala Bappeda Sinjai, Irwan Suaib mengucapkan selamat datang kepada tim rombongan percepatan penanggulangan stunting Kabupaten Luwu Timur di Sinjai, dan mengucapkan terima kasih telah menjadikan Sinjai sebagai tempat belajar terkait penanganan stunting.

Pada kesempatan ini, Kepala Bappeda Sinjai memaparkan pelaksanaan aksi konvergensi OPD dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sinjai. Seperti Dinas Kesehatan melalui posyandu dan puskesmas melakukan intervensi spesifik, Dinas Pendidikan melakukan kegiatan pertemuan dengan orang tua (kelas parenting PAUD) dilokus stunting.

Selanjutnya Dinas PUPR melaksanakan kegiatan pembangunan tangki septic skala komunal (5-10 KK) di lokus stunting, Dinas Kesehatan melakukan sosialisasi pencegahan stunting dan perubahan perilaku melalui media spanduk dan baliho, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sinjai melaksanakan program pekarangan pangan lestari (p2L), Dinas Ketahanan Pangan, Holtikultura dan Perkebunan membagikan bibit tanaman sayur dan buah kepada sasaran keluarga penderita stunting.

Kemudian Dinas PMD melakukan pemantauan rembuk stunting dirangkaikan dengan sosialisasi Perbup stunting dan melakukan pembinaan kader pembangunan manusia (KPM), DP3AP2KB menggelar penyuluhan dan pembinaan kepada kelompok tribina (BKB, BKL, BKR) tentang stunting, Bappeda melakukan review kinerja tahunan, sementara Dinas Kominfo Sinjai bekerjasama dengan media melakukan publikasi data stunting.

Terakhir, Kepala Bappeda Sinjai membeberkan salah satu inovasi Kabupaten Sinjai yakni Aksi Tali Sepatu yang artinya “Aksi Konvergensi Kegiatan Lintas Sektor Dalam Penanganan Stunting”.

“Mengapa dinamakan Aksi Tali Sepatu karena kita ibaratkan sepasang sepatu yang walaupun bentuknya tidak sama namun serasi. Berjalan tidak kompak tetapi memiliki tujuan yang sama. Seperti halnya dalam penanganan stunting, walaupun kegiatan lintas sektor berbeda-beda, tetapi tujuannya sama, yaitu untuk pencegahan stunting,” tandas Irwan Suaib.

Kegiatan studi tiru Pemkab Lutim ini ditutup dengan mengunjungi salah satu Puskesmas yang berhasil menurunkan angka stunting di Kabupaten Sinjai yakni Puskesmas Panaikang. (ikp/kominfo-sp)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dibanjiri Reklame Liar, Pemkot Palopo Turun Tertibkan Iklan Tak Berizin
AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan
Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman
Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Bupati Lutim Serahkan Laporan Keuangan UNAUDITED Tahun 2021 Kepada BPK RI
Next Article Pimpin Rapat Evaluasi KLA, Sufriaty Budiman Apresiasi Peran “Save The Children“
Pendidikan

AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan

AI mulai masuk ke dunia pendidikan. Guru di Luwu Timur dituntut adaptif…

6 Mei 2026
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

5 Mei 2026
Ekonomi

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional

5 Mei 2026
Metro

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat

5 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?