Setelah meninggalkan Kota Palopo menuju Bumi Batara Guru, arak-arakan Piala Adipura akhirnya tiba di perbatasan Luwu Utara dan Luwu Timur pada pukul 10.30 yang disambut pemerintah, masyarakat dan para pelajar yang telah menunggu sejak pagi, Sabtu (14/06).
Tiba di kecamatan Burau, arak-arakan Adipura kembali dilanjutkan mengitari beberapa kecamatan. Mulai dari Burau, kemudian Wotu, Angkona dan terakhir di Malili, Ibukota Kabupaten Luwu Timur. Konvoi arak-arakan Adipura ini dipimpin Wakil Bupati Luwu Timur, HM Thoriq Husler.
Seperti yang diketahui, Piala Adipura ini telah diserahkan oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup, Berth Kambuaya kepada Wakil Bupati Luwu Timur, HM Thoriq Husler di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (10/06). Kemudian prosesi serah terima dari Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu’mang kepada Wakil Bupati Luwu Timur di Aula Sangiaseri Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Jumat (14/6). Sebelum akhirnya piala adipura ini diterima oleh masyarakat Luwu Timur.
Tak henti-hentinya Husler mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas kerjasama seluruh elemen masyarakat, dan dunia usaha yang selama ini ikut serta menyukseskan upaya perolehan piala Adipura ketiga ini.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, kami ucapkan terima kasih atas peran serta SKPD terkait, dan kerja keras seluruh warga masyarakat Luwu Timur, dan terkhusus pasukan kuning yang senantiasa menjaga kebersihan kota hingga akhirnya kita dapat kembali membawa pulang Piala Adipura,” ungkap Hulser.
Menyinggung Adiwiyata, Husler berharap agar kepala sekolah SD 238 Mallaulu Malili dan jajarannya agar mempersiapkan diri sekaitan dengan lolosnya SD tersebut ke tingkat Nasional dalam lomba Adiwiyata.
Tiba di depan Gapura Kota Malili, Wabup dan rombongan menyempatkan menanam pohon sebagai tanda rasa syukur atas perolehan Adipura ketiga kalinya.




