Bupati Luwu Timur, Andi Hatta Marakarma mengingatkan kepada Bakal Calon (Balon) Bupati Luwu Timur yang akan bertarung pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) 2015 agar perlu berhati-hati dan mempertimbangan.
Pasalnya, pemilihan ini adalah murni pilihan rakyat dan harus mundur dari jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sementara, Balon Bupati yang masih berstatus PNS harus melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai pegawai. Jika tidak melaksanakan tugas sesuai dengan tugasnya, Kata Hatta, maka dirinya akan menegur dan memberikan sanksi.
“Seorang PNS untuk maju sebagai calon harus berhati-hati karena ini adalah pilihan rakyat. Dengan konsekuensi harus mundur jadi jabatan PNS, dan jika seorang calon dari PNS tidak melaksanakan tugas sesuai dengan tugasnya sebagai pegawai maka dirinya akan menegur dan memberikan sanksi,” ungkap Hatta.
Menurutnya, Sudah banyak Balon Bupati yang menginginkan bersilaruhami dengan dirinya saat ini sehingga memutuskan siap menerima dan menyambut positif siapa pun yang datang. “Sudah banyak yang mau bersilaturahmi, kami pasti siap menerima dan sambut positif,” ungkap Hatta. (*)





