Tim Koordinasi Program Terpadu Pemberdayaan Masyarakat (PTPM) PT Vale Indonesia Tbk, yang dahulu disebut sebagai Community Development Program PT Vale , kembali melakukan verifikasi terhadap usulan-usulan yang diajukan masyarakat Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada Senin (16/2/15).
Usulan tersebut merupakan hasil dari tahapan musyawarah tingkat desa dalam menyusun prioritas kebutuhan masyarakat untuk di ajukan dalam Program Mitra Desa Mandiri (PMDM) PTPM.
General Manager Program Sosial PT Vale, Busman Dahlan Shirat mengatakan Tim Kordinasi PTPM Kabupaten Luwu Timur sebagai representatif pemerintah daerah menunjuk beberpa staf dari SKPD terkait untuk melakukan verifikasi usulan masayarakat tersebut dan kunjungan ke lapangan.
“Tim Verifikasi adalah tim yang dibentuk sesuai kebutuhan dan memiliki pengalaman dan keahlian khusus di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi seperti tentang pendidikan guru PAUD, teknik prasarana, usaha mikro, produksi pertanian, pemasaran produk, kesehatan, koperasi atau pelatihan keterampilan masyarakat sesuai usulan kegiatan yang diajukan masyarakat dalam musyawarah desa dan kecamatan,” ujar Busman.
Menurutnya, Tim Verifikasi ini berperan melakukan pemeriksaan serta penilaian secara teknis terkait usulan kegiatan di semua desa dan kecamatan yang akan didanai PMDM.
“Selain itu, tim verifikasi ini membuat rekomendasi kepada musyawarah desa dan kecamatan sebagai dasar pertimbangan pengambilan keputusan dalam pelaksanaan kegiatan,” ujarnya.
Rencananya, verifikasi pertama dilakukan di Kecamatan Malili, dimulai pada tanggal 16 Februari 2015. “Hari pertama akan dilakukan kunjungan lapangan pada dua desa yaitu Desa Pongkeru dan Desa Pasi-Pasi. Jumlah usulan yang diverifikasi pada hari pertama ini adalah 7 usulan dari Desa Pongkeru dan 12 usulan dari Desa Pasi-Pasi,” ujar Busman.
Ketua tim verifikasi di Kecamatan Malili, Andi Firdaus mengatakan rencana verifikasi dan kunjungan lapangan di Kecamatan Malili akan dilakukan selama 4 hari atau 5 hari maksimal.
“Semoga dalam waktu beberapa hari itu, semua usulan yang diajukan oleh masyarakat telah di verifikasi oleh tim”, ujar Andri yang juga salah satu anggota Tim Koordinasi PTPM ini.
Untuk memaksimalkan kunjungan lapangan, tim verifikasi ini di bantu pula oleh Fasilitator Kabupaten, Fasilitator Kecamatan, KPMD desa, bidan desa, PPL dan Ikatan Guru TK Kecamatan Malili.
“Kita berharap tahun ini ada peningkatan kualitas dan perbaikan-perbaikan, agar kekurangan pelaksanaan PMDM tahun lalu bisa menjadi pelajaran bagi pelaksanaan PMDM tahun-tahun setelahnya. Tahun ini semoga kita bisa lebih meminimalisir kegiatan-kegiatan yang didanai tapi kecil manfaatnya, lebih baik lagi kalau masyarakat mengusulkan kegiatan yang dampak dan manfaatnya berkelanjutan dan berjangka panjang,” ujar Andri.




