Kolam renang Hotel Agro Wisata Palopo, kembali memakan korban. Kali ini seorang anak siswi SMP dari Kabupaten Luwu Utara, Nia Lusianti tewas usai tenggelam di kolam renang tersebut. Jumat (1/1/16) sekitar pukul 12.30 wita siang tadi.
Informasi yang dihimpun, korban dinyatakan meninggal dunia saat dilarikan ke rumah sakit, usai tenggelam di fasilitas kolam renang milik hotel Agro Wisata.
Peristiwa naas itu terjadi saat Nia bersama keluarganya yang berasal dari Desa Sukamaju, Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara, sedang memanfaatkan hari libur dengan mengunjungi fasilitas kolam renang milik Agro Wisata Hotel.
Saat itu, korban sedang bermain-main dengan dengan tiga saudaranya yakni Bian (7), Fira (10), dan Yuda (6), di kolam khusus anak-anak. Keempatnya saat itu sedang diawasi oleh keluarganya Lina Purnamasari (23).
Saat itu, mungkin disebabkan bosan bermain di kolam anak-anak, Nia sempat meminta izin untuk bermain di kolam dewasa dengan alasan lebih luas dan dalam, namun tidak diizinkan oleh Lina. Tidak lama setelahnya, tiba-tiba salah seorang anak Lina menangis sehingga dirinya meninggalkan Nia yang sedang asik bermain bersama adik-adiknya.
“Saat saya tinggalkan itulah, salah seorang adiknya Bian datang melaporkan jika kakaknya Nia muntah-muntah, ternyata saat saya lihat Nia sedang diangkat dari kolam orang dewasa oleh salah seorang pengunjung bersama dengan pengnjung yang lainnya, dia ternyata nekad ke kolam orang dewasa,” ujar Lina.
Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan, tetapi sayangnya nyawa bocah itu tidak tertolong lagi.
Pihak Kepolisian Resor Palopo yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP untuk mencari tahu kronologis kejadian.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Palopo, AKP Awaluddinyang dikonfirmasi mengatakan kesimpulan sementara menyebutkan jika kejadian itu murni merupakan kecelakaan biasa dan bukan kelalaian pihak pengelola kolam renang, melainkan kelalaian orang tua.
Sementara itu pihak pengelola Manager Agro Wisata Hotel, Bachtiar enggan memberikan tanggapan terkait peristiwa yang terjadi di fasilitas hotel yang dikelolanya itu.
Catatan luwuraya.com, insiden tenggelamnya pengunjung kolam renang milik Hotel Agro Wisata Palopo bukan baru sekali terjadi. Sebelumnya, pada Bulan Maret 2015 lalu, seorang bocah siswa kelas 2 SD, Muhammad Alif juga ditemukan terapung di kolam khusus orang dewasa.
Sejumlah warga menilai, seharusnya pihak pengelola kolam menyiagakan petugas pengawas kolam yang dapat bertindak cepat jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan di kolam renang. Apalagi, fasilitas kolam tidak memiliki pagar pembatas sehingga memungkinkan anak-anak untuk melompat atau tergelincir ke dalam kolam renang khusus dewasa.





