Quantcast

luwu raya

HEADLINE TOPIK:
Program Inspiratif Kader PDIP Dari Ujung Timur Sulawesi Selatan
Kamis,30 Juni 2022 | 10:07 WITA |

Drs. H. Budiman Hakim, M.Pd yang akrab disapa H. Budiman merupakan Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan yang saat ini menjabat sebagai Bupati Kabupaten Luwu Timur periode 2021-2026, sekaligus sebagai satu-satunya kepala daerah di Sulawesi Selatan yang merupakan kader dan Ketua Partai berlambang Banteng tersebut.

Budiman sebelum menjadi Bupati merupakan birokrat senior dilingkup pemerintah daerah Kabupaten Luwu Timur. H. Budiman yang berlatarbelakang seorang pendidik (guru olahraga) pernah menjadi pelatih atlit renang provinsi Sulawesi Selatan selama
delapan belas tahun, diawal pemerintahannya berhasil menciptakan berbagai
program dan terebosan yang inspiratif.

Awal pemerintahan yang dilanda pandemi
Covid-19 dan mengalami disintegrasi akibat pilkada memacu H. Budiman untuk segera menyatukan ritme dengan stakeholder pemerintahan agar dapat berjalan produktif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat ditengah situasi pandemi.
Lahirlah gagasan City Branding Luwu Timur Inspiring -Berkelanjutan dan
Lebih Maju- sebagai spirit bersama dalam menciptakan program-program
yang inspiratif dan berdampak luas dalam meningkatkan kesejahteraan
masyarakat.

Pola pemerintahan kolaboratif yang dijalankan H. Budiman dengan konsep Pentahelix ,Collaboration melahirkan sebuah terobosan diawal pemerintahannya, dengan melibatkan berbagai perusahaan yang berada di wilayah kabupaten Luwu Timur dalam pembangunan daerah.

Beberapa perusahaan telah mengalokasikan dana CSR perusahaannya untuk
pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) tanpa menggunakan APBD, diantaranya; PT. Vale Indonesia, Tbk membangun Bundaran Batara Guru yang akan menjadi icon baru kabupaten Luwu Timur dengan anggaran puluhan milyar.

PT. Citra Lampia Mandiri membangun sport centre di pusat perkantoran Pemda Luwu Timur, Bank Sulselbar membangun taman
lapangan merdeka di pusat Kota Malili. Dan beberapa perusahaan lainnya.

Ini adalah wujud komitmen dan kepiawaian Budiman dalam membangun
komunikasi dan kolaborasi.

Dibawa kepemimpinan Budiman Kabupaten Luwu Timur mewujudkan program yang merupakan satu-satunya di Indonesia, yakni program multi
sektor Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Satu Milyar Satu Desa diluar dana
Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBD dan Dana Desa (DD)
yang bersumber dari APBN.

Program ini adalah upaya pemerataan pembangunan dan keberpihakan pemerintah dalam membangun
kemandirian desa.

Tidak hanya itu H. Budiman menciptakan satu program peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yakni satu kamar satu
pasien dan pengantaran pasien pasca rawat inap secara gratis. Bahkan seluruh fasilitas kesehatan ditanggung oleh pemerintah daerah, Peningkatan kualitas pelayanan ambulance dengan high quality, sebagai bentuk
kepedulian terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Pada sektor pendidikan H. Budiman tetap melanjutkan program pemberian
beasiswa kepada ribuan putra-putri terbaik kabupaten Luwu Timur diperguruan tinggi, sehingga Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Luwu Timur merupakan yang tertinggi diantara semua kabupaten di Provinsi
Sulawesi Selatan.

Kabupaten Luwu Timur juga merupakan Kabupaten Layak Anak dengan Lokus Stunting Nasional. Walau baru setahun lebih menjabat
Bupati H. Budiman telah berhasil melakukan hal-hal inspiratif dalam melakukan tata kelola pemerintahan dan program. Rutin melakukan monev bulanan dengan jajaran pemerintah daerah dan menggelar Kick Of Program
Berbasis Kecamatan adalah upaya H. Budiman dalam memonitoring dan
mendekatkan program kepada masyarakat.

Hingga saat ini, hampir seluruh janji kampanye
pada saat pilkada telah tertunaikan disatu tahun kepemimpinannya.

Memimpin daerah dengan sumber daya alam yang melimpah, tidak melenakan H. Budiman untuk tergantung pada sektor tambang. H. Budiman melakukan terobosan dengan menjadikan Pariwisata, Pertanian dan UMKM
sebagai sumber ekonomi untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Visi Luwu Timur Berkelanjutan dan Lebih Maju Berlandas Nilai Agama dan
Budaya menjadi spirit H. Budiman untuk membangun kampung halamannya
secara totalitas. Sebagai seorang kader PDIP H. Budiman selalu mengingat pesan Ketua Umum PDIP Ibu Megawati Soekarno Putri bahwa; menjadi pemimpin berarti telah mengibahkan diri pada rakyat.

Sosok yang dikenal tegas namun sering berkelar ini menjalankan birokrasi dengan friendly, tidak
hanya berfokus pada pembangunan infrastrukur dan pengembangan ekonomi masyarakat, tapi juga membangun sebuah kebiasaan baru
dilingkungan birokrasi dan masyarakat, diantaranya; presensi online untuk
mendisiplinkan pegawai, Gerakan Jumat berbagi yang dilaksanakan rutin setiap pekan oleh ASN, dan setiap tanggal 10 bulan berjalan pegawai lingkup pemda Luwu Timur diwajibkan menggunakan pakaian adat nusantara. H.
Budiaman juga memfamiliarkan literasi pantun dalam setiap sambutannya sehingga dikenal dengan gerakan Luwu Timur berpantun. Sebagai seorang berlatarbelakang pendidik naluri belajar H. Budiman tetap menyala, para kepala OPD dan Kepala Bagian diajaknya meningkatkan kapasitas dalam bidang Bahasa Inggris untuk mempersiapkan Kabupaten Luwu Timur
dipentas global.

Bupati berusia 55 tahun ini tidak pernah berhenti untuk melakukan terobosan, dalam memudahkan pelayanan administrasi pemerintahan Budiman menjadikan Kabupaten Luwu Timur menjadi yang pertama di
Sulawesi selatan dalam penerapan Tanda Tangan Elektronik (TTE) menggunakan aplikasi sistem informasi kearsipan dinamis terintegrasi
(Srikandi). hal ini memungkinkan Bupati dapat berkantor dimana saja dan kapan
saja.

H. Budiman yang mengidolakan Bung Karno selalu teringat dengan perkataan Bung Karno “Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsanya hidup dalam damai dan persaudaraan”, sehingga H. Budiman menjadikan
Kabupaten Luwu Timursebagai miniatur Indonesia, tempat hidup harmonisnya berbagai suku, bangsa, agama dan budaya dengan nilai-nilai toleransi yang tinggi dengan falsafah Pancasila.

Sebagai kader partai PDIP H. Budiman banyak terinspirasi dari Proklamator kemerdekaan Republik Indonesia Bung Karno yang telah mengibahkan seluruh hidupnya pada bangsa Indonesia dan Ketua Umum PDIP Ibu
Megawati Soekarno Putri sebagai Ibu Bangsa yang selalu memberikan
pesan-pesan persatuan dalam kehidupan berbangsa untuk tetap berpihak
pada kepentingan rakyat.(rls)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...