PT Vale Indonesia (PT Vale) terus memperkuat dukungannya terhadap pengembangan pendidikan vokasi di Kabupaten Luwu Timur sebagai upaya mencetak tenaga kerja lokal yang siap pakai dan sesuai kebutuhan industri.
Komitmen tersebut terlihat melalui kunjungan validasi lapangan atau site visit ke Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) Luwu Timur Skill Center di Desa Puncak Indah, Rabu (13/05/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari evaluasi program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Vale di bidang pendidikan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia lokal.
Senior Coordinator PPM Education PT Vale, Iskandar, mengatakan pihaknya ingin memastikan sistem pelatihan vokasi yang berjalan benar-benar relevan dengan kebutuhan industri pertambangan modern.
Menurutnya, dunia industri saat ini membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki sertifikat, tetapi juga keterampilan praktik dan kesiapan kerja di lapangan.
“Karena itu kami ingin memastikan pelatihan yang diberikan sesuai standar industri dan mampu menghasilkan tenaga kerja yang kompeten,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, manajemen PT Vale memantau langsung aktivitas pelatihan, mulai dari pembelajaran teori di kelas hingga praktik pengoperasian dump truck dan alat berat di area latihan seluas empat hektar.
Para peserta pelatihan juga menunjukkan kemampuan praktik dalam mengendalikan kendaraan operasional tambang yang menjadi salah satu kebutuhan utama industri saat ini.
Sementara itu, Pimpinan LPKS Luwu Timur Skill Center, Syahidin Halun, menjelaskan bahwa lembaga pelatihan yang dipimpinnya memang difokuskan untuk mencetak tenaga kerja siap pakai, khususnya di sektor pertambangan dan alat berat.
Ia berharap sinergi bersama PT Vale dapat membuka lebih banyak peluang bagi pemuda lokal untuk mendapatkan kompetensi yang sesuai kebutuhan perusahaan.
“Kami ingin pemuda lokal benar-benar siap masuk dunia kerja. Jadi ketika direkrut perusahaan, mereka tidak lagi mulai dari nol,” kata Syahidin.
Selain memperkuat kualitas pelatihan, LPKS Luwu Timur Skill Center juga berencana menambah fasilitas praktik dan membuka jurusan baru menyesuaikan perkembangan kebutuhan industri pertambangan ke depan.
Syahidin mengatakan lembaga vokasi ini diharapkan menjadi solusi dalam menekan angka pengangguran sekaligus memperbesar peluang putra daerah mengambil peran strategis di sektor industri yang berkembang di Luwu Timur.


