Labkesmas Luwu Timur Bedah Rahasia Tata Kelola Laboratorium Sinjai

Asdhar
By Asdhar
2 Min Read
Dinkes Luwu Timur lakukan kaji banding ke Labkesmas Sinjai. Fokus pada penerapan sistem BLUD, akreditasi, dan fleksibilitas layanan laboratorium kesehatan. (ist)

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Kesehatan tengah menyiapkan langkah besar untuk memodernisasi layanan laboratorium daerah.

Tak tanggung-tanggung, tim Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Luwu Timur menyambangi Kabupaten Sinjai untuk membedah strategi penerapan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Rabu (13/05/2026).

Langkah kaji banding ini bertujuan agar Labkesmas Luwu Timur memiliki fleksibilitas dalam pengelolaan layanan sehingga lebih profesional, efektif, dan tidak kaku dalam merespons kebutuhan masyarakat.

Selama ini, Labkesmas Sinjai dinilai sukses mengintegrasikan sistem mutu dengan manajemen BLUD yang efisien.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, menyambut langsung rombongan yang dipimpin oleh Kadinkes Luwu Timur, Adnan D Kasim.

Andi Jefrianto menegaskan bahwa berbagi pengalaman terkait tata kelola manajemen dan strategi peningkatan mutu laboratorium adalah kunci kemajuan bersama antardaerah.

“Kita saling belajar dan bertukar informasi. Melalui kaji banding ini, aspek manajemen hingga pelayanan kita buka untuk menjadi referensi bersama,” ujar Andi Jefrianto di hadapan rombongan.

Fokus pada Akreditasi dan Kemandirian Layanan

Kepala UPT Labkesmas Sinjai, Supardi, memaparkan secara detail peta jalan pembangunan sistem mutu hingga tahapan akreditasi yang telah mereka lalui.
Satu poin krusial yang menjadi perhatian serius tim Luwu Timur adalah penerapan BLUD. Menurut Supardi, status BLUD memberikan ruang gerak lebih luas bagi laboratorium untuk mengoptimalkan pelayanan kepada publik.

Menanggapi hal itu, Adnan D Kasim mengungkapkan bahwa operasional Labkesmas Sinjai akan menjadi inspirasi kuat bagi pengembangan fasilitas kesehatan di Bumi Batara Guru.

Ia menginginkan Labkesmas Luwu Timur segera naik kelas pasca kunjungan ini.

“Kami butuh referensi nyata mengenai operasional yang sudah berjalan baik. Hasil kaji banding ini menjadi bahan pembelajaran sekaligus inspirasi besar bagi kami untuk melakukan pengembangan di Luwu Timur,” ungkap Adnan.

Kunjungan yang juga dihadiri Sekretaris Dinkes Luwu Timur, Helmy Kahar, dan Kepala RSUD I Lagaligo, Irfan, diakhiri dengan peninjauan langsung ke fasilitas laboratorium.

Tim teknis Luwu Timur melihat langsung bagaimana sistem kerja dan alur pelayanan diterapkan secara nyata di lapangan.

Share This Article