Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Sebanyak 64 Los Pedagang di PNM Diberi Teguran
Luwu Timur

Sebanyak 64 Los Pedagang di PNM Diberi Teguran

Asdhar
Asdhar
29 Januari 2022
Share
1 Min Read
SHARE

Sebanyak 64 los pedagang di Pusat Niaga Malili (PNM) dilayangkan teguran oleh Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disdagkop-UKM) Luwu Timur. Teguran itu dilayangkan karena pedagang lebih memilih menutup los atau tidak berjualan.

Kepala Didagkop-UKM Luwu Timur, Senfry Oktavianus mengatakan pemberian teguran tersebut bagai bagian dari upaya pemerintah untuk mengevaluasi keberadaan pedagang di PNM tersebut.

“Kami melakukan evaluasi terhadap pedagang yang tidak berjualan di Pusat Niaga. Totalnya ada sebanyak 64 los yang tidak berjualan, jika sudah tidak mau berjualan, banyak pedagang lain yang antre untuk mengganti,” ujar Senfry saat ditemui Sabtu (29/1).

Baca Juga

PT Vale Dorong Program Pengelolaan Sampah TPS3R di Wilayah Pemberdayaan Luwu Timur
Pemkab Luwu Timur Dorong Pelatihan Security bagi Pemuda Desa Hadapi Investasi Industri

Tidak hanya di PNM, Disdagkop-UKM Lutim juga akan mengevaluasi kondisi pasar lain di Luwu Timur seperti Pasar Malindungi Sorowako, dan Pasar Wawondula. “Kita akan evaluasi semuanya, kami tidak ingin pedagang berjualan di luar lokasi yang telah disiapkan, dan jika sudah tidak mau berjualan, nanti kami akan cari penggantinya,” ungkap Senfry.

Untuk diketahui, Pusat Niaga Malili mulai dipergunakan seja tahun 2018 lalu, dan dibangun dengan menghabiskan anggaran yang berasal dari APBN sebesar Rp9 miliar.

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dibanjiri Reklame Liar, Pemkot Palopo Turun Tertibkan Iklan Tak Berizin
AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan
Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman
Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Ini Deretan Fitur <i>Aplikasi RSUD I La Galigo Dalam Genggaman</i>
Next Article Staf Ahli Pembangunan Buka Musda III NW Lutim
Pendidikan

AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan

AI mulai masuk ke dunia pendidikan. Guru di Luwu Timur dituntut adaptif…

6 Mei 2026
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

5 Mei 2026
Ekonomi

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional

5 Mei 2026
Metro

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat

5 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?