Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Sidak Toko dan Minimarket, Tim Pengawas Temukan Obat, Kosmetik dan Makanan Expire
Luwu Timur

Sidak Toko dan Minimarket, Tim Pengawas Temukan Obat, Kosmetik dan Makanan Expire

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya
26 April 2022
Share
3 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Tim Pengawasan Obat dan makanan Daerah Kabupaten Luwu Timur (Lutim) menemukan berbagai macam makanan, obat, kosmetik yang sudah kadaluarsa (expire), kemasan rusak, dan tidak memiliki izin edar (BPOM) saat melakukan pengawasan di Kecamatan Tomoni Timur (Tomtim), Selasa (26/04/2022).

Kepada pedagang yang kedapatan menjual barang-barang tersebut, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK), Masyhuri Rachim menekankan agar tidak memperjualbelikan berbagai macam kosmetik tersebut kepada masyarakat karena memiliki nomor register BPOM ataupun nomor BPOM palsu.

“Sebaiknya jika ingin mengorder berbagai macam kosmetik terlebih dahulu di cek apakah telah memiliki izin edar atau tidak. Apalagi, mengandung bahan berbahaya yang kemungkinan akan ditarik jika didapati seperti ini,” jelasnya.

Baca Juga

PT Vale Dorong Program Pengelolaan Sampah TPS3R di Wilayah Pemberdayaan Luwu Timur
Pemkab Luwu Timur Dorong Pelatihan Security bagi Pemuda Desa Hadapi Investasi Industri

Tidak hanya itu, tim juga menemukan toko yang mendagangkan obat asam urat dan obat batuk yang tidak terdaftar di BPOM namun sudah telah banyak dibeli oleh masyarakat.

“Kerap kali kami menemukan produk yang dijual tidak terdaftar BPOM dan ini sangat disayangkan jika dikonsumsi oleh masyarakat,” imbuhnya.

Ia juga mendapati obat dan bahan berbahaya berupa, obat nyeri, obat batuk, bedak dingin, pewarna kuku, dan masker wajah, handbody, minyak rambut, dan pembersih wajah.

Sementara itu, Sekretaris Disdagkop-UKM, Andi Polejiwa Matandung, ketua tim pangan saat menelusuri pasar toko dan minimarket terlebih dahulu tim memberikan edukasi terkait barang yang tidak harus dijual. Kemudian tim juga menemukan makanan dengan berbagai macam merek yang telah kadaluarsa.

“Tahun lalu kami juga menemukan makanan expire yang masih saja dijual dan bercampur dengan makanan yang belum kadaluarsa. Oleh karena itu, kami himbau untuk tidak lagi memajang dietalase apalagi makanan untuk anak-anak yang tidak memiliki izin edar (BPOM),” ungkapnya.

Setelah melakukan pengawasan di toko, tim juga melakukan pengawasan di minimarket dan menemukan makanan kaleng maupun roti kadaluarsa.

“Makanan kaleng ataupun roti yang sudah expire dan makanan lainnya untuk terus melakukan pengecekan terhadap makanan yang sudah lewat tanggal expirenya, sehingga tidak tercampur dengan makanan yang masih layak dikonsumsi,” harapnya.

Tidak hanya itu, tim pangan menemukan makanan expire berupa roti, makanan ringan, saus botol, bumbu masakan, teh kemasan, ikan kaleng, bumbu kue, minuman kaleng, susu sachet, mie bihun dan mie udang yang kemasannya rusak.

Tim pengawas obat dan makanan terdiri dari Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Diskominfo-SP, Badan Perencanaan, penelitian dan Pengembangan Daerah, Dinas Perikanan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Satpol PP, dan perwakilan dari kecamatan Tomoni Timur. (ikp-kehumasan/kominfo-sp)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dibanjiri Reklame Liar, Pemkot Palopo Turun Tertibkan Iklan Tak Berizin
AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan
Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman
Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Pasar murah ramadhan berakhir Di Kecamatan Wotu, 3.395 Paket Sembako Disalurkan
Next Article Bupati Budiman Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Ponpes Hidayatullah Towuti
Pendidikan

AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan

AI mulai masuk ke dunia pendidikan. Guru di Luwu Timur dituntut adaptif…

6 Mei 2026
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

5 Mei 2026
Ekonomi

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional

5 Mei 2026
Metro

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat

5 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?