Staf Ahli Pembangunan Buka Sosialisasi Peningkatan Kapasitas TPPS Tingkat Desa

Thalita
3 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

LUWU TIMUR – Staf Ahli Pembangunan, Rapiuddin Tahir mewakili Bupati Lutim, didampingi Ketua Tim Penggerak Kabupaten Lutim, Hj. Sufriaty Budiman dan Sekretaris Bapelitbangda, Mahyuddin, membuka sosialisasi Peningkatan kapasitas Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Desa, di Aula Dinas Pendidikan Lutim, Senin (6/11/2023).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pokja 4 TP PKK Lutim bekerjasama dengan Bapelitbangda dan pendampingan monitoring aplikasi inzting Sulsel di Lutim tersebut, menghadirkan dua Narasumber sebagai pemateri merliputi; Koordinator Program Manajer Sekretariat Satgas BKKBN Sulsel, Andi Irfanji dan Ketua TP PKK Lutim, Hj. Sufriaty Budiman.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Pembangunan, Rapiuddin Tahir menyampaikan bahwa, dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting, mengamanahkan pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting dari Tingkat pusat sampai Tingkat Desa.

“Salah satu masalah yang dihadapi Tim TPPS di Lutim dalam adalah belum memiliki pemahaman yang tuntas terkait konsep stunting dan manajemen penanganannya,” kata Rapiuddin

“Di lain pihak, stunting membutuhkan keterlibatan berbagai multi pihak dalam penanganannya, sehingga dibutuhkan manajemen yang baik dalam menggerakkan semua stakeholder dalam upaya penurunan stunting,” tambahnya lagi.

Menurutnya, untuk mengoptimalkan konvergensi penanganan stunting, ialah dapat dilakukan dengan menjalin dan menciptakan kolaborasi yang baik dengan memberdayakan semua stakeholder secara terpadu dalam mewujudkan penanganan stunting.

“Atas kondisi ini, saya berharap kepada Kepala OPD, Camat dan Kepala Desa dan Tim Penggerak PKK yang tergabung dalam TPPS Kabupaten, TPPS Kecamatan dan TPPS Desa, untuk bersama-sama stakeholder terkait, untuk bekerja lebih keras lagi memaksimalkan upaya percepatan penurunan stunting dapat segera dikendalikan,” imbuhnya.

Terakhir, Ia berpesan agar semua pihak yang hadir dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosialisasi ini, dengan menanyakan hal-hal yang belum dimengerti terkait dengan stunting maupun pola penanganannya.

“Saya ingin mengingatkan bahwa penurunan stunting adalah tugas bersama. Diperlukan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh stakeholder lainnya. Mari kita bersatu dan wujudkan desa bebas stunting,” tutupnya.

Turut hadir, para Camat, para Kepala Desa, Jajaran Pengurus TP PKK Kabupaten, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa se-Lutim, Ketua TPPS Tingkat Desa, Tim Monitoring Inzting Provinsi Sulsel, Koordinator PKH, TPG Puskesmas se-Lutim, Kader Pembangunan Manusia, dan Kader Posyandu. (hel/ikp-humas/kominfo-sp)

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser