Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Tak Lapor Polisi Soal Pupuk Palsu, Sikap DPRD dan SKPD Dipertanyakan
Hukum

Tak Lapor Polisi Soal Pupuk Palsu, Sikap DPRD dan SKPD Dipertanyakan

Asdhar
Asdhar
16 Februari 2015
Share
5 Min Read
SHARE

Sejumlah pihak mempertanyakan sikap anggota Komisi II DPRD Luwu Timur, dan sejumlah SKPD terkait dipertanyakan terkait termuan pupuk yang diduga palsu di Desa Kertoraharjo, Kecamatan Tomoni Tumur. Pasalnya, pupuk tersebut lebih dahulu ditemukan oleh angora DPRD Luwu Timur dan seharusnya langsung dilaporkan ke aparat penegak hukum karena indikasi pupuk palsu sangat jelas.

Salah seorang penggiat media sosial di Luwu Timur, Erwin Sandi mengatakan seharusnya ketika ada indikasi pupuk tersebut bermasalah ketika pertama kali ditemukan oleh anggota DPRD Lutim, seharusnya saat itu juga langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Seharusnya langsung lapor ke polisi, jangan justru melakukan penahanan terhadap kendaraan pengangkut pupuk, kemudian meminta untuk dititipkan sementara di gudang milik Pemerintah Desa Kertoraharjo,” ujar Erwin.

Baca Juga

Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

Dia menilai, sikap anggota DPRD Lutim itu tidak memberikan teladan kepada masyarakat dan terkesan mengambil sikap sendiri. “Padahal tugas legislator seharusnya melakukan pengawasan dilapangan, bukan justru mengambil tindakan sendiri yang justru bertentangan dengan aturan, ini terkesan main hakim sendiri,” ujar Erwin.

Dia juga menyebut anggota DPRD Lutim melakukan kelalaian tidak hanya sekali, melainkan dua kali. Bahkan pada kesempatan kedua itu justru melibatkan sejumlah SKPD terkait untuk melakukan tindakan berlawanan dengan aturan.

Pasalnya, sehari setelah penahanan sementara barang bukti berupa pupuk yang diduga palsu, DPRD bersama Dinas Koperindag dan DPPP Lutim melakukan lagi peninjauan dengan menyita dokumen dari pemilik pupuk yang diduga palsu itu, lagi-lagi tanpa melibatkan dan melaporkan hal itu kepada pihak berwajib.

“Ada apa ini? Kenapa ada kesan justru temuan ini ingin disembunyikan? Dan mengapa anggota DPRD dan SKPD terkait mengambil sikap sendiri berupa menahan barang bukti berupa pupuk diduga palsu serta menyita dokumen dari pemilik pupuk? Seharusnya itu adalah tugas penegak hukum, bukan tugas legislator dan SKPD,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Luwu Timur, Made Sariana membenarkan jika pihaknya yang terlebih dahulu menemukan adanya indikasi pupuk bermasalah tersebut di Desa Kertoraharjo, Sabtu (14/2/15) kemarin. Saat itu, anggota DPRD Luwu Timur dari PKS, Suwandi mendapat keluhan dari warga soal adanya truk kontainer yang masuk hingga ke jalan desa dan sempat menyenggol salah satu plat duiker di Desa itu.

Atas keluhan warga itulah, Suwandi kemudian mendatangi lokasi dan menegur pemilik truk kontainer. Karena curiga dengan isinya, Suwandi kemudian mendesak agar membuka isi kontainer tersebut. “Saat itu saya sudah di lokasi dan kemudian menyarankan agar pupuk itu terlebih dahulu dititip di Gudang Desa Kertoraharjo,” ujar Made.

Sehari setelahnya, dirinya bersama anggota Komisi II DPRD Lutim lainnya, serta pihak Dinas Koperindag dan DPPP Lutim melakukan peninjauan ke lokasi penyimpanan pupuk itu.

“Kami sebenarnya akan segera melaporkan hal ini ke Mapolres Lutim. Saya sudah sampaikan ke pak Sarkawi (Ketua Komisi II DPRD Lutim) dan beliau menjanjikan akan mengomunikasikan ke pihak kepolisian,” ujar Made.

Penanggung jawab pupuk yang diduga bermasalah itu, Laksono mengatakan pihaknya sudah memperlihatkan seluruh dokumen miliknya ke DPRD dan SKPD yang melakukan peninjauan di hari kedua. Saat itu, seluruh dokumen yang dimiliki langsung diambil oleh Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Perkebunan (DPPP) Luwu Timur, Muharif.

Meski begitu, Laksono meyakini jika pupuk yang dijualnya itu bukanlah pupuk palsu, dan merupakan produk resmi dan telah mendapat izin dari kementerian Pertanian dan telah mengantongi Sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI).

Untuk diketahui, keberadaan 24 ton pupuk ini baru diketahui oleh pihak Kepolisian Sektor Mangkutana, setelah mendapat informasi dari sejumlah jurnalis. Polisi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Mangkutana, AKP Eko Lelono langsung mendatangi gudang tempat penyimpanan pupuk tersebut.

Di lokasi itulah, kemudian terungkap jika terdapat sejumlah indikasi jika pupuk nonsubsidi yang akan disalurkan ke petani itu, sarat akan masalah.

Polisi kemudian mengamankan satu orang yang merupakan marketing dari CV Karya Tunggal Satu, yang merupakan produsen dari pupuk itu untuk dimintai keterangan.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat
Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan
Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article PTPM Lakukan Verifikasi di Malili
Next Article Kasus Dugaan Pupuk Palsu Diambil Alih Polres Lutim
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

Siswa Luwu Timur, Nur Aqila, ikut seleksi Bintang Sobat SMP 2026 dan…

5 Mei 2026
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati meninjau fasilitas kesehatan…

5 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning

4 Mei 2026
Pendidikan

UIN Palopo Tambah Tiga Guru Besar, Total Kini 12 Profesor

4 Mei 2026
Metro

Andi Rahim Targetkan Penyelesaian Bantuan Rumah Terdampak Bencana Tuntas Juni 2026

4 Mei 2026
Pendidikan

Peringatan Hardiknas 2026 di Palopo Soroti Pentingnya Peran Semua Elemen

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?