Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Terima Bantuan dari Mentan, Muharif Berharap Poktan Memanfaatkannya Dengan Baik
Luwu Timur

Terima Bantuan dari Mentan, Muharif Berharap Poktan Memanfaatkannya Dengan Baik

Asdhar
Asdhar
12 Maret 2019
Share
3 Min Read
SHARE

Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pertanian menerima sejumlah bantuan berupa benih, alat mesin pertanian (alsintan) hingga bantuan ternak. Bantuan tersebut diserahkan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, saat melakukan kunjungan kerja di Belopa, Kabupaten Luwu, Senin (11/03/2019) kemarin. Dalam kunker Mentan Amran Sulaiman ini, Pemkab.Luwu Timur diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian, Muharif.

Kunker Menteri Pertanian itu mengusung tema “Mengembalikan Kejayaan Rempah dan Komoditas Perkebunan Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045”. Ribuan penyuluh pertanian, santri dan kelompok tani dari empat Kabupaten/Kota se-Tana Luwu, yakni Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo dan Luwu hadir dalam kunjungan kerja Mentan ini.

Dalam kesempatan itu, Kementerian Pertanian  menggelontorkan bantuan untuk Luwu Raya sebanyak Rp. 56,23 miliar. Bantuan tersebut berupa benih, alat mesin pertanian, dan hewan ternak. Kementan juga memberikan bantuan peremajaan kakao sebanyak 1 juta batang dan bantuan tambahan untuk Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca Juga

PT Vale Dorong Program Pengelolaan Sampah TPS3R di Wilayah Pemberdayaan Luwu Timur
Pemkab Luwu Timur Dorong Pelatihan Security bagi Pemuda Desa Hadapi Investasi Industri

Amran mengungkapkan, Indonesia dulu ditahun 1602 sangat dikenal dengan rempah-rempahnya dan hasil komoditi perkebunannya. Eropa datang ke Indonesia untuk mencari rempah-rempah dan produk perkebunan. “Kenapa dulu kita bisa jaya namun sekarang tidak bisa?? Jawabnya bibitnya harus diperbaiki,” tandasnya.

Sesaat lalu, kata Mentan, pihaknya telah bagikan bibit kopi yang produksinya 3,5 ton. Disisi lain saat ini produksi kopi masih 0,7 ton. “Saya yakin dengan bibit kopi itu, produksi bisa 3 kali lipat. Kemudian kakao produksinya 3,5 hingga 4 ton dari bibit yang kami bagikan. Umurnya 18 bulan sudah berbuah asalkan dirawat dengan baik,” tambahnya.

Lanjut Amran, salah satu komoditas yang sangat menjanjikan untuk di ekspor adalah komoditas lada. Menurut Mentan, komoditas ini bisa mensejahterahkan petani karena kualitas lada Sulawesi Selatan sangat baik. Namun sayangnya, kata Amran, saat ini produksi lada belum bisa diekspor karena jumlahnya masih terbatas atau belum cukup untuk memenuhi kuota ekspor sehingga perlu di perbaiki bibitnya agar produksinya bisa lebih melimpah.

“Bibit inilah yang mesti diperbaiki agar produksi rempah-rempah dan produk perkebunan masyarakat bisa lebih meningkat,” pungkasnya.

Terkait bantuan dari Mentan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Timur, Muharif, mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih dengan bantuan tersebut. Ia mengharapkan agar kelompok tani penerima bisa memanfaatkan bantuan benih tersebut dengan baik.

“Saya berharap kepada kelompok tani penerima bantuan agar dapat memanfaatkan bantuan ini dengan baik,” harap Muharif. (hms/ikp/kominfo)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dibanjiri Reklame Liar, Pemkot Palopo Turun Tertibkan Iklan Tak Berizin
AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan
Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman
Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Husler Silaturahmi ke Kantor BPKP Sulsel
Next Article Pemkab Lutim Gelar Diklat Anjab
Pendidikan

AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan

AI mulai masuk ke dunia pendidikan. Guru di Luwu Timur dituntut adaptif…

6 Mei 2026
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

5 Mei 2026
Ekonomi

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional

5 Mei 2026
Metro

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat

5 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?