Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Tidak Mampu Bayar, Jenasah Bayi Ini di Sandera
Metro

Tidak Mampu Bayar, Jenasah Bayi Ini di Sandera

Asdhar
Asdhar
27 September 2014
Share
1 Min Read
SHARE

Seorang bayi prematur di sandera oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sawerigading Palopo setelah dinyatakan meninggal dunia. Penyanderaan jenasah bayi tersebut dilakukan lantaran orang tua tidak mampu membayar biaya perawatan.

“Anak saya dirawat dalam inkubator selama lima jam, setelah dinyatakan meninggal, kami akan membawanya pulang kerumah untuk dimakamkan namun pihak rumah sakit tidak mengizinkan sebelum kami bayar Rp1,6 Juta,” ungkap Ardi, ayah bayi ini ke awak media.

Menurut Perawat tersebut, Kata Ardi, jika dana Rp1,6 juta itu sebagai jaminan disebabkan karena belum memiliki surat jaminan sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Baca Juga

PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan
Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

“Kata perawat, dana itu sebagai jaminan saja karena kami belum terdaftar di BPJS nanti kalau sudah terdaftar maka dana itu akan dikembalikan. Dimana saya mendapatkan uang sebanyak itu, pekerjaan saya hanya sopir angkot, nanti setelah kalung emas istri saya menjadi jaminan baru jenasah anak saya lepaskan,” ungkap Ardi.

Direktur RSUD Sawerigading Palopo, Rusdi kepada awak media mengaku tidak mengetahui kejadian ini. Menurutnya, dirinya akan memberikan teguran dan sanksi kepada bawahannya yang saat itu bertugas.

“Sudah berkali-kali saya peringati, jangan pernah persulit pelayanan,” kata Rusdi. (*)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat
Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Ini Komentar Politisi di Lutim Soal Pemilukada Lewat DPRD
Next Article Ciptakan Kader Dakwah Melalui Daurah Marhalah Ula
Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

Pemkab Luwu Timur mendukung penambahan kapal rescue dan personel Basarnas untuk memperkuat…

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

Siswa Luwu Timur, Nur Aqila, ikut seleksi Bintang Sobat SMP 2026 dan…

5 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Video

Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

4 Mei 2026
Pendidikan

Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning

4 Mei 2026
Pendidikan

UIN Palopo Tambah Tiga Guru Besar, Total Kini 12 Profesor

4 Mei 2026
Metro

Andi Rahim Targetkan Penyelesaian Bantuan Rumah Terdampak Bencana Tuntas Juni 2026

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?