Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Tiga Inovasi Luwu Timur Dikunjungi Tim Verlap KIPP Sulsel 2022
Luwu Timur

Tiga Inovasi Luwu Timur Dikunjungi Tim Verlap KIPP Sulsel 2022

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya
26 Maret 2022
Share
6 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Tim Verifikasi lapangan (Verlap) Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Provinsi Sulawesi Selatan yang terdiri dari ; Dr. Lukman Samboteng (Dosen Politeknik STIA LAN Makassar), Ahmar Jalil, M.Pd.(Kompak Sulsel) dan Reinard Alsius, S.STP dari Biro Organisasi Pemprov. Sulsel melakukan kunjungan pada tiga lokus Inovasi Pelayanan Publik Kabupaten Luwu Timur, Jum’at (25/03/2022) kemarin.

Usai diterima secara resmi oleh Bupati Lutim, H. Budiman di rumah jabatan, Tim Verlap didampingi Kadis Kesehatan, dr. Hj. Rosmini Pandin, Kabag Organisasi, Hj. Asmah Sari dan staf langsung menuju ke lokus inovasi.

Inovasi yang pertama dikunjungi adalah “Martabak Berdasi (Mari rangkul Penderita Diabetes dan Hipertensi)” yang digagas oleh sang inovator Nurnia dari Puskesmas Nuha Sorowako.

Baca Juga

PT Vale Dorong Program Pengelolaan Sampah TPS3R di Wilayah Pemberdayaan Luwu Timur
Pemkab Luwu Timur Dorong Pelatihan Security bagi Pemuda Desa Hadapi Investasi Industri

Tiba di Puskesmas Nuha, tim Verlap dan rombongan disambut meriah oleh peserta Lansia Martabak Berdasi, Kepala UPTD PKM Nuha, Chandra, Direktur RS. Vale, dr. Oki, perwakilan PT. Vale, Ardiansyah, Camat Nuha diwakili Sekcam, Kades Nikkel dan Kades Sorowako serta Lurah Magani.

Tim Verlap yang diwakili oleh Dr. Lukman Samboteng dalam sambutannya mengatakan bahwa, Verifikasi lapangan sebuah tahapan penilaian untuk mencocokkan kondisi di lapangan dan presentasi dan wawancara yang dilakukan inovator beberapa waktu lalu.

“Jadi intinya kami tim Verlap Ingin memastikan bahwa hasil presentasi sama dengan yang ada di lapangan,” jelas Lukman Samboteng.

Pada kesempatan ini, tim Verlap juga menanyakan beberapa hal terkait inovasi utamanya dukungan dari pemerintah desa, pihak Vale serta keberlanjutan program serta manfaat yang dirasakan oleh para penerima manfaat yang di rata-rata adalah Lansia.

Dari Lokus Martabak Berdasi, Tim Verlap bergerak menuju Puskesmas Angkona untuk melakukan verifikasi lapangan inovasi “Jendela Kita” alias Jemput Dahak dengan langkah kualitas terjaga oleh inovator, Usman, S.Kep, NS.

Seperti halnya di Nuha, Sambutan luar biasa juga terjadi di PKM Angkona dengan yel-yel Lutim inspiring, Salam Sehat hingga pantun menggema saat tim Verlap memasuki ruangan pertemuan.

Tampak ikut menyambut tim Verlap, Camat Angkona, I Ketut Riawan, Kepala UPTD PKM Angkona, Jumardi, Kepala Desa Tampinna, Muh. Yusuf dan seluruh staf Puskesmas Angkona.

“Luarbiasa ini Kecamatan Angkona, berarti akan menang dalam kompetisi nasional,” kata Ahmar Jalil, tim Verlap dari Kompak Sulsel, mencoba membuat akronim kata Angkona, disambut tepuk tangan dan Aamiin oleh hadirin.

Tim Verlap mulai penilaian dengan bertanya kepada tim inovasi “Jendela Kita” alasan utama dari lahirnya inovasi tersebut, kemudian dilanjutkan dengan bertanya kepada penerima manfaat utamanya pasien yang sudah dilayani oleh tim Jendela Kita dan merasakan kesembuhan.

“Setelah mendengar penjelasan dari inovator, penerima manfaat, dukungan pemerintah kecamatan dan desa Tampinna serta kepala PKM, saya yakin inovasi ini bisa tembus top 30 Sulsel bahkan top 45 Nasional,” kata Ahmar Jalil.

Tim Verlap juga meminta pihak inovator dan PKM Angkona untuk segera membentuk tim jendela kita di seluruh Desa Kecamatan Angkona agar bisa menjangkau seluruh desa di Wilayah Angkona.

Dari Inovasi Jendela kita, Tim Verlap menuju ke UPTD PKM Mangkutana untuk memverifikasi inovasi “Pos Ajaib” alias Popokku Sayang Ajaib yang digagas oleh Irma, Sanitarian PKM Mangkutana.

Tim diterima langsung oleh Camat Mangkutana, Sri Mulyani, Kepala UPTD PKM Mangkutana, Waode Ferliani, Kades Wonorejo Timur, Kades Sindu Agung serta staf PKM Mangkutana.

Disini, tim Verlap menanyakan beberapa hal terkait inovasi pos Ajaib yang terbilang unik, mulai dari ide awal munculnya inovasi tersebut serta manfaat yang dirasakan masyarakat serta nilai ekonomi dari penggunaan pupuk dari popok bayi untuk tanaman dibandingkan jika menggunakan pupuk yang dijual di pasaran.

“Inovasi ini cukup bagus karena bahannya murah, gampang didapat dan mudah mengolahnya sekaligus bisa menghasilkan uang kalau dijual apakah pupuknya atau tanamannya,” jelas Ahmar Jalil.

Menanggapi penilaian dari tim Verlap, Waode Ferliani, Kepala UPTD PKM Mangkutana mengapresiasi masukkan dari tim Verlap dan akan segera menindaklanjuti.

“Kami mengapresiasi masukkan dari tim dan akan segera kami tindaklanjuti, karena untuk Mangkutana masih 8 Desa yang akan kami edukasi terkait penggunaan popok untuk dijadikan pupuk serta tidak ada pencemaran dan juga ada penyakit yang bisa kita cegah yakni diare jika sampah Popok ini bisa diolah menjadi sesuatu yang berguna,” ungkap Waode.

Ia menambahkan, UPTD PKM Mangkutana akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar inovasi Pos Ajaib bisa direplikasi oleh semua wilayah di Lutim bahkan sampai keluar daerah.

“Saat ini sudah ada 2 Kabupaten di Sulsel yaitu Pangkep dan Sidrap yang tertarik untuk mereplikasi inovasi Pos Ajaib dan sudah meminta proposalnya,” kata Waode Ferliani.

Usai Verlap, Kadis Kesehatan Lutim, Hj. Rosmini Pandin didampingi Kabag Organisasi, Hj. Asmah Sari mengucapkan terima kasih kepada tim Verlap yang sudah melakukan penilaian terhadap tiga inovasi Lutim dan semoga hasilnya baik.

“Kita berharap hasil yang terbaik dari verifikasi lapangan hari ini dan seluruh inovasi Lutim bisa lolos ke top 30 Sulsel bahkan top 45 Nasional,” tandas Rosmini Pandin. (ikp/kominfo-sp)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dibanjiri Reklame Liar, Pemkot Palopo Turun Tertibkan Iklan Tak Berizin
AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan
Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman
Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Persiapan Penilaian Evaluasi KLA, Gugus Tugas Lutim Lakukan Penginputan Data
Next Article Reuni, Bupati Luwu Timur Ajak Teman Semasa Kuliahnya Ke Kampung Taipa
Pendidikan

AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan

AI mulai masuk ke dunia pendidikan. Guru di Luwu Timur dituntut adaptif…

6 Mei 2026
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

5 Mei 2026
Ekonomi

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional

5 Mei 2026
Metro

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat

5 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?