Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak, Dinkes Lutim Sosialisasi Buku KIA
Luwu Timur

Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak, Dinkes Lutim Sosialisasi Buku KIA

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya
19 Desember 2023
Share
3 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Guna meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Luwu Timur, maka Dinas Kesehatan melakukan sosialisasi pemanfaatan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang berlangsung di Aula Rujab Bupati, Selasa (19/12/2023).

Sosialisasi ini dibuka oleh Staf Ahli Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Alamsyah Perkesi didampingi Ketua TP PKK Lutim, Hj. Sufriaty sekaligus narasumber serta turut hadir Kepala Dinkes Lutim, dr. Adnan Kasim, Ketua Pengurus Cabang IBI Lutim, Masrah Bahri Suli, Narasumber dari Dinkes Provinsi Sulsel, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa, para Bidan Koordinator Puskesmas se-Lutim.

Dalam sambutannya, Alamsyah Perkesi mengatakan buku KIA berisi informasi penting mengenai kesehatan ibu dan anak termasuk mengenai kewaspadaan keluarga maupun masyarakat akan kesakitan serta masalah kegawatdaruratan pada ibu hamil, bayi baru lahir dan balita.

Baca Juga

PT Vale Dorong Program Pengelolaan Sampah TPS3R di Wilayah Pemberdayaan Luwu Timur
Pemkab Luwu Timur Dorong Pelatihan Security bagi Pemuda Desa Hadapi Investasi Industri

“Oleh karena itu, menjadi kewajiban kita semua untuk mempersiapkan anak sejak dini menjadi anak yang sehat, cerdas dan memiliki karakter yang sesuai dengan nilai-nilai bangsa. Persiapannya harus dilakukan secara terencana, tepat, intensif, dan berkesinambungan baik oleh keluarga, masyarakat, pemerintah maupun swasta,” kata Alamsyah.

Lebih lanjut, Alamsyah mengatakan menurut Direktorat Kementerian Kesehatan mencatat hanya 20% ibu yang mengisi lengkap buku KIA-nya, oleh karena itu sangat penting komitmen dari tenaga kesehatan dalam pengisian tersebut. Selain itu peran TP PKK juga sangat diperlukan dalam membantu mengedukasi ibu hamil dan keluarga.

“Saya mengajak kepada semua pihak untuk bekerja sama dalam mendukung pemanfaatan buku KIA dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak menuju bangsa sehat berprestasi, sehingga dapat terwujud generasi emas tahun 2045. Kita akan mampu mencapai hasil yang lebih baik dimasa depan asalkan kita sungguh-sungguh melakukannya,” tutup Alamsyah Perkesi.

Ditempat yang sama, Ketua TP PKK Lutim, Hj. Sufriaty mengatakan bahwa pada hari ini akan dilakukan sosialisasi terkait bagaimana pentingnya buku KIA atau buku kesehatan ibu dan anak. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian pencegahan stunting khususnya di Kabupaten Lutim.

“Jadi, apabila semua yang ada didalam buku KIA ini bisa kita laksanakan dengan baik, kinerja diperbaiki, layanan, kualitas ibu dan anak ini akan lebih berkualitas sehingga dapat menurunkan angka kematian,”kata Sufriaty.

Olehnya itu, Sufriaty mengatakan bahwa hal-hal yang dapat dilakukan oleh TP PKK yakni memberikan motivasi, mendorong dan menggerakkan masyarakat agar ikut berperan dalam pelaksanaan program kesehatan ibu dan anak serta melakukan penyuluhan kepada pasangan usia subur, pasangan muda maupun ibu yang memiliki bayi dan balita.

“Ini semua sudah termasuk didalamnya, bagaimana kita membantu masyarakat dalam rangka menekan angka stunting. Sehingga dengan aktifnya PKK di posyandu, maka informasi tentang gizi kurang, gizi buruk dan lain-lain dapat dengan mudah diketahui,” jelas Wakil Ketua II TTPS Lutim. (dew/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dibanjiri Reklame Liar, Pemkot Palopo Turun Tertibkan Iklan Tak Berizin
AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan
Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman
Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Pemkab Lutim Gelar Evaluasi Terhadap Rekomendasi Tim Pakar Audit Kasus Stunting
Next Article Hadiri Musyawarah Tudang Sipulung, Bupati Berharap Dapat Meningkatkan Produktivitas Hasil Pertanian
Pendidikan

AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan

AI mulai masuk ke dunia pendidikan. Guru di Luwu Timur dituntut adaptif…

6 Mei 2026
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

5 Mei 2026
Ekonomi

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional

5 Mei 2026
Metro

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat

5 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?