Universitas Mega Buana (UMB) Palopo kembali mencatat langkah besar di dunia pendidikan tinggi kesehatan. Kampus yang dikenal berkembang pesat di kawasan Tana Luwu itu resmi membuka Program Studi Magister (S2) Kebidanan setelah mengantongi izin penyelenggaraan dari pemerintah.
Kehadiran program studi baru tersebut menjadikan UMB Palopo sebagai perguruan tinggi pertama di Indonesia Timur yang membuka jenjang S2 Kebidanan.
Rektor UMB Palopo, Nilawati Uly mengatakan, pembukaan program studi ini merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat, tenaga kesehatan, serta alumni kebidanan yang selama ini menginginkan pendidikan lanjutan di wilayah Indonesia Timur.
“Banyak masukan dari pemerintah daerah, alumni, dan para bidan dari berbagai daerah yang berharap adanya program S2 Kebidanan di UMB Palopo. Alhamdulillah sekarang sudah resmi terwujud,” ujarnya.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan kebidanan di UMB Palopo menjadi salah satu alasan utama pembukaan program tersebut.
Setiap tahun, jumlah pendaftar program kebidanan di kampus itu disebut mencapai ribuan orang, mulai jenjang sarjana hingga profesi.
UMB Palopo sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu kampus kesehatan dengan perkembangan cukup pesat di Sulawesi Selatan.
Kampus tersebut juga menjadi perguruan tinggi pertama di Indonesia Timur yang membuka Program Profesi Bidan.
Selain itu, UMB Palopo didukung fasilitas pendidikan kesehatan yang lengkap, termasuk laboratorium CBT Center mandiri untuk uji kompetensi nasional tenaga kesehatan, laboratorium OSCE, hingga fasilitas praktik penunjang lainnya.
Mahasiswa kebidanan di kampus ini tidak hanya berasal dari Sulawesi Selatan, tetapi juga datang dari berbagai daerah seperti Kalimantan, Papua, hingga Pulau Jawa.
Dalam beberapa tahun terakhir, UMB Palopo juga terus melakukan ekspansi program studi. Setelah sebelumnya membuka Program Studi Kedokteran dan Kedokteran Gigi, kini kampus tersebut telah memiliki total 18 program studi mulai jenjang sarjana, profesi, magister hingga doktoral.
Pembukaan S2 Kebidanan ini diharapkan semakin memperkuat posisi UMB Palopo sebagai salah satu pusat pendidikan kesehatan terbesar di kawasan Indonesia Timur.




