Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Ada Tahanan Diistimewakan, Kapolres Lutim : Nanti Kita Buktikan
Metro

Ada Tahanan Diistimewakan, Kapolres Lutim : Nanti Kita Buktikan

Asdhar
Asdhar
23 Oktober 2016
Share
3 Min Read
SHARE

Setelah mengadukan Kapolsek Burau, AKP Hariadi Tukiyar ke Mapolda Sulawesi Selatan tanggal 23 September lalu. Pelaku dugaan pengancaman, Suharto kembali membeberkan adanya tahanan yang diistimewakan di Polsek Burau.

Menurutnya, dirinya kerap melihat ada tahanan yang keluar masuk didalam sel. Bahkan, tahanan tersebut juga diperbolehkan pulang pada pukul 21.00 wita malam untuk menginap dirumah dan kembali ke sel tahanan pukul 05.00 wita esok pagi.

“Saya satu sel dengan itu tahanan dek sehingga saya tahu, dia juga diantar dengan menggunakan mobil Patroli Polsek Burau,” ungkap Suharto yang didampingi istrinya, Hernawati diwarkop 33, desa Puncak Indah, Malili.

Baca Juga

Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan

Sebelumnya, kata Istri pelaku, dirinya juga telah bermohon penangguhan penahanan untuk Suharto namun permintaan tersebut tidak dipenuhi. “Suami saya datang sendiri di Polsek waktu itu dan langsung ditahan. Saya ajukan penangguhan karena kapolsek janji akan memberikan, ” ungkap Hernawati.

Ia menambahkan, dalam kasus yang menimpa Suharto, penyidik Polsek Burau juga telah memasukkan dua orang saksi yang diketahui bernama Enal dan Sandi padahal kedua orang tersebut tidak ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Saya tahu karena saksi yang ada di TKP, Calling mengakui kalau adiknya, Sandi tidak ada waktu kejadian. Sandi juga sedang sekolah di Palopo sementara Enal waktu itu berada didalam rumah,” ungkap Hernawati kepada awak media.

Informasi yang dihimpun, kasus dugaan pengancaman ini telah menyeret Suharto kesel tahanan Polsek Burau selama 60 hari dan keluar demi hukum. Hingga saat ini, status hukum tersangka juga belum jelas. Soalnya, sejak Jaksa mengembalikan dua kali berkas perkara, penyidik belum juga memenuhi petunjuk Jaksa atau mengembalikan.

“Saya hanya meminta kejelasan hukum suami saya dek, takutnya kalau suami saya keluar daerah mencari pekerjaan nanti dianggap melarikan diri. Kalau kasus ini tidak cukup bukti saya berharap untuk dihentikan tetapi kalau cukup bukti segera dilanjutkan dan jangan digantung seperti ini,” ungkapnya.

Kapolsek Burau, AKP Hariadi Tukiyar yang dikonfirmasi baik via telepon maupun melalui Short Message Service (SMS) juga tidak berhasil. Handpone pribadinya aktif namun tidak dijawab.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Luwu Timur, AKBP Parojahan Simanjuntak mengatakan, kasus dugaan pengancaman yang ditangani penyidik Polsek Burau secara hukum masih tetap berjalan meski masa penahanannya telah habis.

“Walaupun masa penahanan habis berkas perkara harus tetap dilengkapi karena masih ada petunjuk jaksa yang harus dilengkapi, itu adalah tugas penyidik masa tahanan itu bukan mempengaruhi penyidikan, penyidikan tetap berlanjut,” ungkapnya.

Menurutnya, pelaku yang mengadukan persoalan ini ke Mapolda itu merupakan hak siapa saja. “Terkait adanya tahanan yang diistimewakan, semua itu bisa dilaporkan benar tidaknya kan kita tidak melihat fakta sebenarnya, jadi siapapun bisa melaporkan tetapi nanti dibuktikan faktanya, akan ada tim nanti yang akan turun,” ungkap Parojahan.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dibanjiri Reklame Liar, Pemkot Palopo Turun Tertibkan Iklan Tak Berizin
AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan
Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman
Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR
Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Legislator PAN Resmikan Kampung KB
Next Article Asosiasi UKM Evaluasi UMKM di Lutim
Pendidikan

AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan

AI mulai masuk ke dunia pendidikan. Guru di Luwu Timur dituntut adaptif…

6 Mei 2026
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Ekonomi

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional

5 Mei 2026
Metro

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat

5 Mei 2026
Hukum

Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian

5 Mei 2026
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

5 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?