Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Ditipu Miliaran Rupiah, PNS Asal Nabire Mengadu Ke Polres Lutim
Hukum

Ditipu Miliaran Rupiah, PNS Asal Nabire Mengadu Ke Polres Lutim

Asdhar
Asdhar
15 November 2014
Share
2 Min Read
SHARE

Niko (40) salah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Kabupaten Nabire Provinsi Papua telah mendatangi kantor kepolisian Resor Luwu Timur, Kamis (13/11/14) sekitar pukul 13.00 wita kemarin.

Kedatangan tersebut guna memasukkan laporan tambahan terkait dugaan penipuan dan penggelapan dana senilai Rp2 Miliar yang dilakukan, Nasmasriati alias bidan Nur yang sat ini bekerja di Puskesmas Mangkutana, Kecamatan Mangkutana, Luwu Timur.

Niko menceritakan, dirinya sudah mengenal Bidan Nur sejak masih kanak-kanak sehingga tidak yakin jika dirinya akan tertipu hingga miliaran rupiah ini. Awalnya kata, Niko, Bidan Nur mengajak dirinya untuk membeli lahan untuk ditanami bibit sawit.

Baca Juga

Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

Ajakan ini langsung direspon baik sehingga dirinya pun mengajar empat orang teman lainnya untuk membeli lahan yang berlokasi di desa Kasintuwu, Mangkutana. “Teman saya bekerja sebagai pendulang emas di Papua, kalau saya PNS di kabupaten Nabire,” ungkap Niko kepada awak media.

Menurut bidan Nur, kata Niko ini, lahan tersebut ada namun dirinya (bidan Nur) tidak menunjukkan dokumen pendukung kepemilikan lahan. Selain itu, dari lokasi yang ada tidak sesuai dengan dana Rp2 Miliar yang telah diberikan baik secara tunai maupun melalui transfer ke rekening pribadi milik bidan ini.

“Lahan ada sekitar 12 hektar saja itupun lahan ini juga tidak mempunyai surat-surat pendukung kepemilikan, dari laporan bidan Nur dana yang terpakai hanya sebesar Rp750 juta sementara dana lainnya kemana?,” ungkap Niko.

Kapolres Luwu Timur, AKBP Rio Indra Lesmana melalui penyidik Briptu Musliadi yang ditemui diruang kerjanya mengatakan jika kasus ini sudah bergulir sejak bulan April 2014 lalu. Sebelumnya, korban telah mengadukan kejadian ini di Polsek Mangkutana.

“Ini adalah laporan tambahan korban karena laporan awalnya sudah dimintai di Polsek Mangkutana saat korban melapor kesana,” ungkap Musliadi.

Musliadi mengaku jika status kasus ini sudah naik dari tahap penyelidikan menjadi tahap penyidikan. “Kasus ini sudah tahap penyidikan,” ungkap Musliadi.

Sementara itu, Nasmasriati alias bidan Nur yang coba dikonfirmasi melalui via telepon, Sabtu (15/11/14) pagi ini tidak berhasil. Handpone pribadinya dalam keadaan tidak aktif atau diluar jangkauan. (*)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dibanjiri Reklame Liar, Pemkot Palopo Turun Tertibkan Iklan Tak Berizin
AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan
Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman
Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article PT Vale dan Pemda Lutim Akan Gelar Pekan Kesehatan Ibu dan Anak
Next Article Ariyanto Nahkodai PWI Luwu Raya dan Toraja
Pendidikan

AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan

AI mulai masuk ke dunia pendidikan. Guru di Luwu Timur dituntut adaptif…

6 Mei 2026
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

5 Mei 2026
Ekonomi

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional

5 Mei 2026
Metro

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat

5 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?