Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Dua Saksi GOR Kembali Diperiksa Kejari Malili
Hukum

Dua Saksi GOR Kembali Diperiksa Kejari Malili

Asdhar
Asdhar
25 Agustus 2014
Share
3 Min Read
SHARE

Dua saksi kasus dugaan korupsi pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Malili Kabupaten Luwu Timur akan kembali diperiksa oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Malili, Rabu (27/08/14) besok. Dua saksi ini yakni tim penyerahan atau Provisional Handing Over (PHO), Jerislim Wualam dan Camat Malili.

Kepala Seksi (Kasi) Intelejen Kejari Malili, Alfian Bombing mengatakan pemanggilan dua saksi ini terkait keterlibatan pencairan anggaran pekerjaan setelah proyek dianggap selesai. Sementara dua saksi akan diperiksa, Rabu (27/08/14) besok.

“Setelah proyek dianggap selesai maka diturunkan tim PHO untuk memastikan apakah pekerjaan sudah selesai atau belum. Jika proyek dianggap sudah selesai maka mereka lah (tim PHO) menandatangani pencairannya,” ungkap Alfian.

Baca Juga

Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

Dikonfirmasi terpisah, Camat Malili, Andi Habil Unru membenarkan adanya pemanggilan dari pihak kejaksaan namun dirinya mengaku tidak tahu menahu tentang dugaan korupsi proyek pembangunan GOR Malili.

“Memang benar ada pemanggilan, tapi pada saat itu saya belum menjabat sebagai camat dan yang menjabat saat itu adalah Noviya Syahriani Syam,” ungkap Andi Habil.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Himpunan Masyarakat Anti Korupsi (Hamas) Luwu Timur menegaskan jika komite harus bertanggung jawab terkait kasus dugaan korupsi pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Malili. Pasalnya, anggaran pembangunan yang digelontorkan dari Kementerian Olahraga dikelola langsung oleh komite.

“Kalau kita lihat dari mekanisme penyaluran anggaran yang digelontorkan dari kementerian pastinya komite harus bertanggung jawab, karena anggaran itu dikelola langsung oleh komite,” ungkap Hasan, juru bicara LSM Hasan.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Malili, Ida Komang Ardhana melalui plt. Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus), Adri E Pontoh membenarkan jika anggaran tersebut dikelola langsung oleh komite pembangunan. Sementara, dari Memorandum Of Understanding (MoU) antara kementerian dan komite menjelaskan jika penanggung jawab sepenuhnya adalah komite.

“Seperti yang saya baca didalam MoU, jika anggaran ini diserahkan langsung ke komite sehingga penanggung jawab sepenuhnya adalah komite. Sementara MoU ini sama dengan daerah lainnya,” ungkap Adri.

Sekedar diketahui, hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Selatan menyebutkan jika proyek pembangunan GOR Malili terjadi penyimpangan yang diduga disebabkan oleh kesengajaan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada deputi bidang harmonisasi dan kementerian pemuda dan olah raga, panitia lelang pembangunan GOR Malili, komite pembangunan, Kontraktor pelaksana, dan Tim PHO pembangunan GOR Malili.

Sementara Proyek pembangunan GOR dikerjakan oleh PT Arde Rama Mandiri dengan memakai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2012 senilai Rp5 Miliar. (*)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dibanjiri Reklame Liar, Pemkot Palopo Turun Tertibkan Iklan Tak Berizin
AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan
Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman
Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Suplai LPG 3 Kg Lancar, Pertamina Heran Ada Isu Kelangkaan di Palopo
Next Article Partai Hanura Resmi Buka Pendaftaran Cabup Lutim
Pendidikan

AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan

AI mulai masuk ke dunia pendidikan. Guru di Luwu Timur dituntut adaptif…

6 Mei 2026
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

5 Mei 2026
Ekonomi

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional

5 Mei 2026
Metro

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat

5 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?