Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Gegara Proyek Cetak Sawah, Warga Mahalona Ini Mengaku Merugi
Metro

Gegara Proyek Cetak Sawah, Warga Mahalona Ini Mengaku Merugi

Asdhar
Asdhar
31 Mei 2016
Share
1 Min Read
Tanaman lada (Ist)
SHARE

Warga SP1 Mahalona, kecamatan Towuti, Muh Samad mengaku merugi pasca tanaman jenis mericanya itu telah digusur untuk dibuatkan lahan percetakan sawah baru tahun 2016.

Menurutnya, jumlah pohon merica yang ditanam dilahan itu sebanyak 1.000 pohon. Dari jumlah itu, 377 pohon merica telah digusur oleh pihak terkait dengan menggunakan alat berat.

“Mereka tidak pernah koordinasi soal ini dan langsung menggusur tanaman kami,” ungkap Samad yang ditemui dikantor Dinas Nakertansos Luwu Timur, Selasa (31/5/16)

Baca Juga

Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan

Dirinya berharap, Pemerintah dapat memberikan solusi soal ratusan tanaman itu. “Kami mau tanaman kami diganti rugi pak,” ungkap Samad.

Sementara itu, Kepala Dinas Nakertransos Luwu Timur, Mas’ud Masse yang menemui warga itu tidak dapat berbuat banyak. Dirinya hanya menyarankan agar berkoordinasi langsung dengan dinas Pertanian.

“Saya sarankan agar persoalan ini dikomunikasikan dengan pertanian karena ini soal percetakan sawah, saya juga akan bantu komunikasikan, bagaimanapun juga warga transmigrasi bagian dari kami,” ungkapnya.

Kadis Pertanian, Perkebunan, Peternakan (PPP) Luwu Timur, Muharif yang dikonfirmasi via telepon tidak berhasil. Handphonenya aktif namun tidak dijawab.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dibanjiri Reklame Liar, Pemkot Palopo Turun Tertibkan Iklan Tak Berizin
AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan
Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman
Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR
Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Camat Kalaena Dipolisikan Soal Dugaan Dokumen Palsu
Next Article Pesta Sabu, Satnarkoba Amankan Empat Pemuda Tomoni
Pendidikan

AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan

AI mulai masuk ke dunia pendidikan. Guru di Luwu Timur dituntut adaptif…

6 Mei 2026
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Ekonomi

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional

5 Mei 2026
Metro

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat

5 Mei 2026
Hukum

Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian

5 Mei 2026
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

5 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?