Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Kasus “Kolor Ijo” Akan Dilimpahkan
Hukum

Kasus “Kolor Ijo” Akan Dilimpahkan

Asdhar
Asdhar
11 Februari 2016
Share
3 Min Read
SHARE

Kasus dugaan penusukan alat kelamin yang akrab disebut “Kolor Ijo” akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Malili pekan depan. Pasalnya, berkas kasus yang telah menelan puluhan korban ini sementara pemberkasan.

Kepala Kesatuan (Kasat) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Luwu Timur, Ajun Komisaris Sultan Iqbal mengatakan, penyidik kasus penusukan alat kelamin itu telah melakukan konsultasi ke pihak Kejaksaan, Kamis 11 Februari siang tadi.

Konsultasi itu dilakukan dalam rangka pelimpahan berkas perkara kasus dugaan penusukan alat kelamin dan pencurian ini.

Baca Juga

Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

“Kita telah melakukan konsultasi ke pihak kejaksaan kemarin terkait pelimpahan berkas nantinya,” ungkap Sultan Iqbal, melalui penyidiknya, Iptu Agusman via telepon.

Menurutnya, berkas perkara yang saat ini sementara dilengkapi seperti hasil visum korban dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I La Galigo, Wotu dan akte kelahiran bagi korban dibawah umur.

Sultan menambahkan, pelaku penikaman alat kelamin dan pencurian yakni Iqbal tersebut telah menusuk sebanyak 25 oranng korbannya sementara dua diantaranya diketahui masih dibawah umur.

“Ada 27 korbannya dan terdiri dari 25 korban yang berhasil dia tikam, dua korban lainnya hanya dicuri. Dari 25 korban yang telah ditikam, dua masih dibawah umur. Insya Allah pekan depan berkasnya akan kita limpahkan,” ungkap Sultan.

Sebelumnya, Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Mapolres Luwu Timur telah melakukan rekonstruksi kasus penikaman alat kelamin yang berlangsung dibelakang kantor Mapolres, Rabu (13/1) lalu.

Adegan kasus yang menelan puluhan korban ini diperagakan oleh pelaku, Iqbal dan dua buah boneka yang berperan sebagai korban dan saksi saat kejadian mengerikan itu terjadi.

Dalam rekonstruksi tersebut, pelaku ‘ Kolor Ijo’ ini memperagakan sebanyak 12 adegan mulai dari mengasah pisau hingga adegan menusuk kelamin yang menyebabkan, Suriani alias Ani (20) warga desa Kasintuwu, Kecamatan Mangkutana meninggal dunia. Sementara, Saharuddin (suami korban) juga ikut terluka pada paha bagian kiri.

Sebelum melakukan aksinya, pelaku memang terlebih dahulu mengintai kediaman korban dengan menggunakan sepeda motor. Saat kejadian itu, korban, Suriani dan suaminya, Saharuddin melakukan hubungan intim dengan suasana rumah gelap.

Melalui pintu belakang rumah korban, pelaku masuk dengan cara jongkok dengan membawa pisau dan senter. Sebelum menusuk, Pelaku mengangkat kelambu dengan menggunakan pisau dan menyalakan senter kearah korban satu kali.

Dan selanjutnya aksinya pun terjadi dengan menusuk selangkangan kanan Suriani (Saat berhubungan, Suriani dalam posisi diatas). Tusukan pelaku itu juga menembus dan melukai paha kiri suaminya hingga robek.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 338 dan 351 ayat 3 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dibanjiri Reklame Liar, Pemkot Palopo Turun Tertibkan Iklan Tak Berizin
AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan
Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman
Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Fans Iwan Fals di Palopo Bentuk Komunitas
Next Article Irman Letakkan Batu Pertama Tugu City Center Malili
Pendidikan

AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan

AI mulai masuk ke dunia pendidikan. Guru di Luwu Timur dituntut adaptif…

6 Mei 2026
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

5 Mei 2026
Ekonomi

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional

5 Mei 2026
Metro

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat

5 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?