Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Markus Nari Bantah Dokumen Luteng Hilang
Metro

Markus Nari Bantah Dokumen Luteng Hilang

Asdhar
Asdhar
5 November 2013
Share
2 Min Read
SHARE

Anggota Komisi II DPR RI asal daerah pemilihan 3 Sulawesi Selatan, Markus Nari membantah wacana yang beredar terkait hilangnya dokumen pemekaran Kabupaten Luwu Tengah di senayan, sebagai penyebab tidak masuknya Luteng dalam pembahasan Daerah Otonomi Baru (DOB) tahun ini.

Menurut Markus, penyebab tidak masuknya Luteng dalam pembahasan DOB tahun ini pada dasarnya karena kurang pro aktifnya tim pembentukan pemekaran Luteng yang berasal dari Kabupaten Luwu untuk mengawal berkas Luteng.

“Karena kurang proaktif tim pembentukan Luteng, sebab ketika dokumen itu dimasukkan ke DPR RI, tidak ada tim yang mengawal hal itu ketika diproses, padahal dokumen yang dimasukkan ke DPR RI itu masih perlu dikawal, terutama untuk memenuhi sejumlah persyaratan teknis yang dibutuhkan,” kata Markus saat menggelar konfrensi pers di Warkop Pantilang Palopo, pagi tadi.

Baca Juga

Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan

Syarat teknis yang dimaksud itu, yakni seperti update peta wilayah hingga batas wilayah yang perlu untuk diperbaharui, dan seharusnya ada tim yang benar-benar standby untuk mengurus hal itu.

“Kenapa tidak seperti daerah Papua, yang menunggu betul adanya kekurangan data, dan langsung mereka lengkapi, dan hasilnya mereka dapatkan, seharusnya pembentukan Luwu Tengah seperti itu, untuk tetap mengikuti perkembangan,” ujar Markus.

Dia pun mengakui kurangnya koordinasi tim dengan legislator di senayan. “Selama proses Luteng ini, baru sekali saya bertemu dengan pihak tim pembentukan Luteng, yakni pak Thomas Toba, itu pun sejak tahun 2012 dan sampai sekarang belum ada satu pun tim yang pernah bertemu saya,” ujarnya.

Dia pun mengakui kesulitan untuk berkoordinasi dengan tim mengingat tidak jelasnya tim pembentukan Luteng yang pasti. “Bagaimana caranya kami mau koordinasi, tidak jelas timnya, terlalu banyak yang mengaku sebagai tim,” ujar Markus.

Asdhar

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dibanjiri Reklame Liar, Pemkot Palopo Turun Tertibkan Iklan Tak Berizin
AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan
Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman
Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR
Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Demo Pembentukan Luteng, Mahasiswa Sandera Anggota DPR-RI
Next Article Ratusan Peserta Ramaikan Pawai Tahun Baru Islam
Pendidikan

AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan

AI mulai masuk ke dunia pendidikan. Guru di Luwu Timur dituntut adaptif…

6 Mei 2026
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Ekonomi

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional

5 Mei 2026
Metro

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat

5 Mei 2026
Hukum

Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian

5 Mei 2026
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

5 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?