Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Pembuatan Arena Motor Cross Disorot Warga
Metro

Pembuatan Arena Motor Cross Disorot Warga

Asdhar
Asdhar
28 April 2016
Share
3 Min Read
SHARE

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motor Cross dan Grass track akan berlangsung di desa Margolembo, Kecamatan Mangkutana, Luwu Timur, Mei mendatang.

Saat ini panitia mulai mempersiapkan seluruh kebutuhan dalam acara itu, termasuk arena yang akan digunakan oleh pecinta motor cross nantinya.

Namun begitu, pembuatan arena tersebut malah mendapat tanggapan negatif dari warga setempat. Sebut saja, Utta Siddik. Menurutnya, pekerjaan arena motor cross tersebut dinilai telah memberikan musibah bagi warga.

Baca Juga

Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan

Pasalnya, pada sekitar arena motor cross itu telah dipenuhi lumpur, bahkan sumur warga juga ikut keruh karena lumpur. Bukan hanya itu, kata Utta, halaman rumah warga serta kebun warga telah dipenuhi dengan lumpur.

Dirinya pun berharap agar pemerintah Daerah (Pemda) segera mengambil sikap atas kondisi yang meresahkan warga sekitar. “Pemda harus menghentikan proses pekerjaan arena itu dan mencabut izin yang telah dikeluarkan,” ungkapnya.

Sebelum melakukan kegiatan, lanjut Utta, panitia bersama – sama dengan pihak Bapedalda terlebih dahulu melakukan kajian atas dampak lingkungan yang nantinya akan ditimbulkan.

“Pembangunan arena juga tidak didahului dengan sosialisasi kepada warga sekitar. Kami menolak pembangunan arena moto cross karena tidak prosedural dan memberikan dampak buruk kepada warga. Ini bencana bagi kami,” tegas Utta.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Mangkutana, Kamal Rasyid mengatakan, dirinya sudah menyampaikan kepada desa, kepala dusun dan RT untuk mempertemukan warga setempat dengan penyelenggara agar diatasi secara kekeluargaan.

Bahkan, dirinya juga telah meminta kepada panitia pelaksana agar turun meninjau lokasi itu sebab masalah tersebut juga merupakan tanggung jawab panitia.

Selain itu, kata Kamal, pihaknya melalui dusun juga telah turun melakukan inventarisasi masalah keluhan warga, kerusakan yang ditimbulkan, apakah sudah ada yang gagal panen dan sebagainya.

“Saya telah memerintahkan kepala desa melalui dusun untuk turun mencatat atau merekap kerusakan yang ditimbulkan. Kalau memang persoalan ini diperlukan dari tim kabupaten kenapa tidak kita turunkan,” ungkapnya.

Oleh karena itu, langkah yang dilakukan saat ini selain mempertemukan warga dengan panitia juga menginventarisasi atau merekap apa saja kerusakan dari warga.

“Kita rekap dulu kemudian dilakukan kajian bersama – sama, setelah adanya hasil inventarisasi baru kita mencarikan solusi untuk warga yang terkena dampak,” ungkap Kamal.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Guru Bahasa Inggris Akan Dilatih di Luar Negeri, Target Cetak Trainer Internasional
Dibanjiri Reklame Liar, Pemkot Palopo Turun Tertibkan Iklan Tak Berizin
AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan
Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman
Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Karyawan PTPN XIV Tewas Diseret Mobil
Next Article Sungai Rongkong Meluap, Dua Kecamatan Di Lutra Terendam
Pendidikan

Guru Bahasa Inggris Akan Dilatih di Luar Negeri, Target Cetak Trainer Internasional

Sebanyak 15 guru Bahasa Inggris Luwu Timur disiapkan mengikuti pelatihan profesional di…

7 May 2026
Pendidikan

AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan

AI mulai masuk ke dunia pendidikan. Guru di Luwu Timur dituntut adaptif…

6 May 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

5 May 2026
Ekonomi

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional

5 May 2026
Metro

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat

5 May 2026
Hukum

Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian

5 May 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?