Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Polisi Amankan Guru Pelaku Penganiayaan
Hukum

Polisi Amankan Guru Pelaku Penganiayaan

Asdhar
Asdhar
2 Desember 2014
Share
1 Min Read
SHARE

Firman, guru Biologi di SMAN 1 Belopa diamankan di Kepolisian Sektor (Polsek) Belopa usai melakukan tindakan penganiayaan terhadap muridnya, Muhammad Arif beberapa hari yang lalu.

“Jangan sampai ada pihak tertentu yang memanfaatkan situasi ini, makanya kami berinisiatif mengamankan Firman di polsek,” ungkap AKP Phiter Marimbun, Kapolsek Belopa.

Menurutnya, kasus dugaan penganiayaan ini terus dilakukan penyelidikan. “Kita sudah memeriksa beberapa saksi termasuk guru dan siswa. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan,” ungkap Phiter.

Baca Juga

Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

Dikonfirmasi terpisah, Firman membantah telah melakukan penganiayaan terhadap siswanya, Muhammad Arif hingga mengakibatkan patah pada tulang rusuknya.

“Saya hanya menepuk bahu sebelah kanan Muhammad Arif, bukan memukul.” “Semua teman-teman guru yang ada di ruangan Bimbingan Konseling juga bersedia memberikan kesaksian jika saya tidak memukul Arif,” ungkap Firman.

Menurutnya, tuduhan tersebut hanya sengaja dibuat-buat. “Sehari setelah saya menepuk bahunya, Arif masih beraktifitas seperti biasanya dan tidak memperlihatkan tanda-tanda jika dia menahan rasa sakit,” ungkap Firman.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman
Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan
Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR
Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Dinilai Tidak Transparan, Siswa Minta Kasek Dicopot
Next Article PMDM Desa Baruga Gelar Pelatihan bagi Ibu dan Perempuan
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026
Metro

Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa

PKK Luwu Timur ikut evaluasi imunisasi Zero Dose di Sulsel. Meski capaian…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Ekonomi

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional

5 Mei 2026
Metro

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat

5 Mei 2026
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

5 Mei 2026
Video

Menilik Kejayaan Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?