Terdakwa Cabul di Burau Terancam 15 Tahun Penjara

Asdhar
1 Min Read
Ilustrasi (int)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Kasus dugaan pencabulan dengan terdakwa Akbar masih bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Malili, Kabupaten Luwu Timur. Terdakwa tersebut terancam hukuman penjara paling lama 15 tahun.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cabang Kejaksaan Negeri (Kejari) Wotu, Musyaraffah Asikin mengatakan, agenda sidang kasus dugaan pencabulan masih sebatas saksi. “Sidang sudah dilakukan kemarin dengan agenda saksi untuk meringankan pelaku,” ungkapnya.

Dalam perkara tersebut, kata Sarah, panggilan akrabnya, terdakwa dijerat dengan pasal 81 ayat 1 atau 2 Undang – Undang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 5 hingga 15 tahun penjara.

“Insya Allah berdasarkan jadwal, sidang berikutnya akan digelar pada tanggal 1 November dengan agenda saksi,” ungkap Musyaraffah yang ditemui di Kejari Luwu Timur, Rabu 19 Oktober kemarin.

Sebelumnya, terdakwa Akbar telah dilaporkan atas dugaan pencabulan kepada anak dibawah umur yang diketahui berinisial FA (14) warga kecamatan Burau, kabupaten Luwu Timur pada bulan Mei 2016 lalu.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser