LUWU TIMUR – Pengurus Forum Kerjasama Gereja-Gereja (FKSG) Kabupaten Luwu Timur periode 2023-2027 menggelar Rapat Kerja I (Raker), yang berlangsung di GPdi Bukit Zaitun Malili, Sabtu (04/03/2023) pagi.
Raker tersebut dibuka langsung oleh Bupati Luwu Timur, H. Budiman, dan dihadiri Ketua FKSG Lutim, Pdt. Yorim R. Karoma beserta jajarannya, dan para pendeta-pendeta.
Dalam sambutannya, Bupati Luwu Timur mengatakan bahwa, kalau perasaan lelah mau diikuti pastilah kita tidak akan keliling. Tapi karena ada rasa tanggungjawab bahwa tidak semua orang diberi karunia menjadi Bupati, sehingga beliau bersungguh-sungguh bahwa 2 tahun Ia memimpin Pemerintahan Lutim berjalan harus dengan baik, agar suatu saat ada yang bisa dicerita, ada yang bisa disebut-sebut, dan ada capaian-capaian yang kira-kira bisa disampaikan.
“Jadi 2 tahun ini, saya pastikan bahwa seluruh indikator pemerintahan yang saya pimpin itu berjalan baik. Sehingga di tahun ketiga saya ini, saya akan turun ke masyarakat, disamping saya memastikan pemerintahan berjalan dengan baik, juga sekaligus untuk menjelaskan capaian-capaian saya di 2023 ini,” ungkapnya.
“Itulah sebabnya hampir semua acara saya hadiri. Menurutnya, kalau ada acara di Jakarta atau makassar dan bisa di wakili ya diwakili, atau di pemerintahan juga saya diwakilkan, kenapa ? agar semua berjalan sesuai dengan harapan saya dan meski begitu, pastinya ada kekurangan karena tidak ada pemimpin yang sempurna, tapi kalau kita menyatu, dan kita bersama-sama, pasti itulah menjadi kesempurnaan kita bersama,” jelas Bupati Luwu Timur.
Kesempatan ini juga dimanfaatkan Budiman untuk mensosialisasikan program baru yang ramah lingkungan yang baru saja dilaunching ialah program “Peduli Ki Saya Jaga Ki”.
Dalam program tersebut kata Bupati, Ia mau menjadi teladan bahwa sampah plastik adalah musuh bersama, jadi memang Ia sengaja membawa tumbler kemana-mana untuk menjadi contoh masyarakat agar mengurangi pemakaian sampah plastik.
“Kalau semua orang memakai tumbler, maka adjust terkait sampah plastik saya minta tetap terkampanyekan. Karena Insha Allah PT. Vale akan membuat program di 4 wilayah pemberdayaan sampahnya akan dibuang,” tutup Budiman. (*)




