Jelang Iduladha, Pemkab Luwu Timur Waspadai Lonjakan Harga Bahan Pokok

2 Min Read
Pemkab Luwu Timur memperkuat langkah pengendalian inflasi jelang Iduladha 2026 guna menjaga harga bahan pokok tetap stabil dan distribusi aman. (Sumber: Dinas Kominfo SP Luwu Timur)

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha 2026.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulawesi Selatan yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (7/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, meminta seluruh pemerintah daerah memperkuat langkah antisipasi agar lonjakan harga tidak membebani masyarakat menjelang Iduladha.

Menurutnya, pengendalian inflasi tidak cukup hanya memantau harga, tetapi juga memastikan distribusi pangan berjalan lancar hingga ke daerah.

“Koordinasi lintas sektor harus diperkuat agar ketersediaan bahan pokok tetap aman dan distribusi tidak terganggu,” ujarnya.

Luwu Timur Siapkan Langkah Antisipasi

Menanggapi arahan tersebut, Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memperkuat koordinasi bersama seluruh pihak terkait guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

“Kami akan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan harga tetap terkendali menjelang Iduladha,” tegas Puspawati.

Menurutnya, stabilitas harga menjadi hal penting karena momen hari besar keagamaan biasanya diikuti peningkatan permintaan sejumlah komoditas pangan.

Ancaman Inflasi Jelang Hari Besar

Setiap menjelang hari raya keagamaan, sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, cabai, bawang, minyak goreng, hingga daging kerap mengalami kenaikan harga akibat tingginya permintaan dan gangguan distribusi.

Karena itu, pemerintah daerah diminta aktif melakukan pemantauan pasar dan mempercepat langkah intervensi jika terjadi gejolak harga.

Kegiatan HLM TPID ini dihadiri unsur pemerintah daerah, Bank Indonesia, DPRD, dan Forkopimda Sulawesi Selatan sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi pengendalian inflasi di daerah.

Pemerintah berharap koordinasi lintas sektor mampu menjaga kestabilan harga sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi menjelang Iduladha.

Share This Article