Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Berani Ribut di Mancani? Harus Siap Diusir dari Kampung
Hukum

Berani Ribut di Mancani? Harus Siap Diusir dari Kampung

Asdhar
Asdhar
23 Mei 2014
Share
3 Min Read
SHARE

Dua kelompok masyarakat yang kerap bertikai di Kecamatan Telluwanua, yakni dari Dusun Uri dan Dusun Batu, akhirnya sepakat berdamai. Perdamaian itu ditandai dengan pemotongan satu ekor kerbau yang merupakan sumbangan dari Wali Kota Palopo, Judas Amir.

Dalam perdamaian yang dihadiri ratusan warga dari kedua belah pihak itu, tampak suasana kekeluargaan yang cukup erat. Kedua belah pihak seakan sudah melupakan konflik yang pernah terjadi di daerah itu.

Perjanjian itu pun ditandai dengan pembacaan ikrar perdamaian oleh perwakilan kedua belah pihak. “Barang siapa mengulangi ini akan diinjak kerbau sampai ke tanah lapis tujuh, dan ditanduk kerbau sampai terlempar ke langit ke tujuh dan diusir dari kampung tanpa membawa harta yang dimilikinya,” bunyi isi ikrar tersebut.

Baca Juga

Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

Informasi yang dihimpun, demi perdamaian ini, Judas menyumbangkan seekor kerbau seharga Rp23 juta. Perdamaian itu pun dilaksanakan dengan makan bersama antara masyarakat yang bertikai dengan unsure pemerintah dan kepolisian, yang ditutup dengan salam-salaman sebagai tanda berdamainya masyarakat dari dua desa tersebut.

Dalam pertemuan itu, Judas Amir mengatakan pertemuan itu menjadi sejarah dan seluruh orang yang hadir menjadi saksi bagaimana menciptakan kedamaian di daerah ini. Perdamaian itu, menurutnya, harus dipegang teguh kedua belah pihak sebagai bentuk kesungguhan dari masyarakat yang ingin merasakan adanya ketentraman terutama di wilayah Mancani.

“Yang masih mau berkelahi di sini seperti yang terjadi selama ini, jangan mi pergi dikuburkan kalau ‘tewas di perang’. Harus diberikan sanksi seperti itu, biar keluarga mereka sendiri saja yang kuburkan mereka yang selalu menjadi biang onar keributan,” ujar Judas.

Judas pun meminta kepada masyarakat untuk tidak membela mereka yang menjadi penyebab keributan, walaupun itu adalah keluarga sendiri. Sebab, jika hal itu terjadi, maka perdamaian ini tidak akan menghasilkan apa-apa.

“Bahkan kalau perlu, mereka yang terlibat harus diperberat hukumannya agar bisa bertobat,” ujar Judas disambut tepuk tangan riuh dari masyarakat.

Yang perlu saya tekankan disini, bahwa kegembiraan hari ini bukan disebabkan karena pertikaian yang terjadi beberapa waktu lalu, namun karena adanya kesepakatan bersama untuk tidak mengulangi ‘aib’ yang pernah terjadi di masa lalu.

“Kita gembira saat ini karena sudah ada kesepakatan dalam hati kita semua yang hadir saat ini, karena semuanya sudah sepakat untuk tidak mengulangi kembali hal-hal buruk yang terjadi di masa lalu,” tegas Judas.

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dibanjiri Reklame Liar, Pemkot Palopo Turun Tertibkan Iklan Tak Berizin
AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan
Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman
Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article DPRD Lutim Dinilai Intervensi Penegak Hukum
Next Article FOTO: Penandatanganan Kesepakatan Damai di Mancani
Pendidikan

AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan

AI mulai masuk ke dunia pendidikan. Guru di Luwu Timur dituntut adaptif…

6 Mei 2026
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

5 Mei 2026
Ekonomi

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional

5 Mei 2026
Metro

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat

5 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?