Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Desak Tangkap Pelaku Pembunuhan, Ratusan Warga Datangi Mapolres Lutra
Hukum

Desak Tangkap Pelaku Pembunuhan, Ratusan Warga Datangi Mapolres Lutra

Asdhar
Asdhar
28 Mei 2014
Share
3 Min Read
SHARE

Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Laba-Lapapa melakukan aksi demonstrasidi Kantor Mapolres Luwu Utara, Rabu (28/5/14) siang tadi. Kedatangan para demonstran ini guna mendesak pihak kepolisian untuk seriuss dalam mengusut tindakan pembunuhan salah seorang warga Laba yang terjadi pada 7 April silam.

Koordinator aksi, Sudirman mengatakan ketidak seriusan pihak kepolisian itu terlihat dengan dasar, sejak kejadian itu, hingga kini baru tiga orang yang berhasil ditangkap petugas. Padahal, jumlah pelaku pembunuhan itu berjumlah sebanyak 10 orang.

“Kejadian yang menimpa saudara kami pada 7 Aprillalu sangat tidak manusiawi, dan kami menyayangkan pihak kepolisian terkesan tidak bertindak serius dalam mengusut kasus ini,” ujar Sudirman.

Baca Juga

Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

“Sampai detik ini sudah melewati 40 hari kejadian, akan tetapi pelaku yang nota bene berjumlah lebih dari 10 orang, namun pihak kepolisian baru berhasil menangkap sebanyak tiga orang, dan ironisnya lagi kamis 22 Mei 2014 Polres Lutra melakukan reka ulang tanpa sepengetahuan keluarga korban,” ujarnya lagi.

Merekapun memberikan batas waktu hingga 7×24 jam kepada pihak kepolisian untuk menunjukkan keseriusan mereka dengan menangkap seluruh pelaku dan memberikan hukuman yang setimpal. Pengunjuk rasa juga mendesak pihak kepolisian untuk melakukan reka ulang, agar tidak ada yang ditutupi dalam kasus ini.

Sementara itu, Wakapolres Luwu Utara, Kompol Amir Yasin yang menemui demonstran mengungkapkan jika pihaknya hingga saat ini masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku pembunuhan tersebut. Menurutnya, pihaknya akan bekerja maksimal dalam mengusut kasus ini demi rasa keadilan terhadap keluarga korban.

Meski begitu, dirinya mengaku tidak akan bisa melakukan rekonstruksi ulang atas kejadian ini. “Kami bekerja sudah sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya.

Usai melakukan aksi untuk rasa di Mapolres Luwu Utara, massa pun melanjutkan aksinya di Mapolsek Masamba. Sayangnya, demonstran tidak berhasil menemui Kapolsek Masamba karena yang bersangkutan sedang tidak berada di kantornya.

Untuk diketahui, seorang warga Laba, Ahmad Raofu (28) tewas setelah dikeroyok sekelompok pemuda yang berasal dari Desa Rompu, Senin (7/4/14) lalu. Insiden ini terjadi hanya selang dua hari sebelum Pemilu Legislatif digelar beberapa waktu lalu. Akibatnya, situasi keamanan di dua desa tersebut langsung memanas bkarena dikhawatirkan terjadi aksi balasan.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dibanjiri Reklame Liar, Pemkot Palopo Turun Tertibkan Iklan Tak Berizin
AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan
Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman
Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Polres Lutim Dalami Dugaan Penggelapan Dana Plasma Sawit
Next Article Pelajar SMPN 1 Mangkutana Pamerkan Karya Seni
Pendidikan

AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan

AI mulai masuk ke dunia pendidikan. Guru di Luwu Timur dituntut adaptif…

6 Mei 2026
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

5 Mei 2026
Ekonomi

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional

5 Mei 2026
Metro

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat

5 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?