Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Polres Lutim Dalami Dugaan Penggelapan Dana Plasma Sawit
Hukum

Polres Lutim Dalami Dugaan Penggelapan Dana Plasma Sawit

Asdhar
Asdhar
28 Mei 2014
Share
3 Min Read
SHARE

Penyidik Mapolres Luwu Timur saat ini telah mengusut kasus dugaan pembelian lahan plasma fiktif yang ada dibeberapa desa di Kabupaten Luwu Timur. Kasus ini mulai mencuat dengan adanya laporan dari masyarakat terkait lahan miliknya yang telah didaftar untuk dijadikan kebun plasma namun tidak pernah ditanami sehingga terindikasi adanya penggelapan di dalamnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan jika pihak Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV Mantadulu sebelumnya telah mengeluarkan dana dari Bank Muamalat senilai miliaran rupiah pada tahun 2000, sebagai modal untuk pembelian lahan kebun plasma sawit di enam desa yang ada di Luwu Timur ini dengan luas lahan keseluruhan seluas 1.720 hektar. Keenam desa itu yakni Desa Mantadulu, Taripa, Tawakua masing-masing seluas 1.100 hektar, Desa  Harapan, seluas 123 hektar, Desa Puncak Indah, seluas 408 hektar dan Desa Matano, seluas 89 hektar.

Kapolres Luwu Timur, AKBP Rio Indra Lesmana yang dikonfirmasi awak media melalui via telepon mengatakan jika ada indikasi sebagian lahan tidak ditanami yang diduga telah terjadi penggelapan dana, lahan yang ditanami tidak dipelihara sehingga bibit yang ditanami mati, sementara lahan yang telah berproduksi tidak dilakukan pembayaran pengembalian kredit dan sebagian lahan belum disertifikat seperti yang ditentukan.

Baca Juga

Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

“Adapun ketentuan yang harus dilakukan seperti pembuatan sertifikat, pembersihan lahan, pemeliharaan, produksi dan tanam namun hal ini tidak keseluruhan dilakukan sehingga diduga terjadi penggelapan,” ungkap Rio.

Rio menjelaskan untuk wilayah Desa Harapan, ada tanaman kepala sawit namun tidak dilakukan perawatan. Sementara untuk Desa Puncak indah tanamannya sudah berproduksi namun tidak ada pengembalian kredit sehingga sarat dugaan korupsi didalamnya.

“Kami sudah memeriksa beberapa saksi seperti masyarakat pemilik lahan dan Pihak PTPN XIV Mantadulu yakni Manager PKS Malili, Andi Evan, mantan Asisten Plasma, Andi Anwar dan mantan Asisten Kepala, Sirajuddin. Selain itu, Kepala BPN Luwu Timur, Syarifuddin juga sudah kami mintai keterangan,” ungkap Rio.

Sementara dihadapan penyidik kepala BPN Luwu Timur, Syarifuddin tidak dapat memberikan penjelasan terhadap status lahan tersebut dengan alasan tidak memiliki data.

“Kami tidak memiliki data terkait lahan tersebut,” ungkap Syarifuddin.

Selain kepala BPN Luwu Timur, warga transmigrasi desa Puncak Indah, Syamsuri dihadapan penyidik juga mengaku jika lahan miliknya tidak ditanami.

“Lahan yang saya punya tidak ditanami pak,” ungkap Syamsuri.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dibanjiri Reklame Liar, Pemkot Palopo Turun Tertibkan Iklan Tak Berizin
AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan
Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman
Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Pagi Ini, Kapal Pesiar Asal Bahamas Sandar di Palopo
Next Article Desak Tangkap Pelaku Pembunuhan, Ratusan Warga Datangi Mapolres Lutra
Pendidikan

AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan

AI mulai masuk ke dunia pendidikan. Guru di Luwu Timur dituntut adaptif…

6 Mei 2026
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

5 Mei 2026
Ekonomi

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional

5 Mei 2026
Metro

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat

5 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?