Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus melahirkan terobosan yang menyentuh langsung kebutuhan spiritual masyarakat. Oleh karena itu, Pemkab Lutim menggandeng PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Tomoni untuk membuka program inovatif bernama “Pemda Berhaji” pada tahun 2026, di lapangan Pendidikan Malili.
Program keagamaan ini hadir sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah daerah dalam membantu Aparatur Sipil Negara (ASN) serta seluruh warga Luwu Timur.
Melalui sistem ini, masyarakat dapat merencanakan ibadah haji sejak dini secara mudah, aman, dan sesuai prinsip syariah.
Rencananya, peluncuran resmi (launching) agenda besar ini akan di laksanakan langsung oleh Bupati Luwu Timur pada 8 Juni 2026 mendatang.
Pemda Berhaji: Kemudahan Fasilitas Keuangan dan Konsultasi Syariah
Program Pemda Berhaji tidak sekadar menjadi wadah menabung biasa bagi para calon jemaah. Sebab, para peserta program nantinya akan mendapatkan fasilitas edukasi keuangan haji yang terstruktur serta kemudahan dalam proses pembukaan rekening tabungan haji.
Selain itu, kerja sama strategis dengan Bank Syariah Indonesia ini juga menyediakan layanan konsultasi khusus terkait tata cara ibadah.
Pihak pemda dan BSI berkomitmen menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan serta aksi sosial yang bermanfaat bagi umat.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Luwu Timur untuk berpartisipasi dan meramaikan peluncuran program ini pada perayaan HUT daerah nanti,” ujar Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam dalam keterangan resminya.
Sesuai jadwal rangkaian kegiatan HUT Lutim ke-23, Puncak Perayaan akan di gelar pada 8 Juni 2026 mendatang.
BACA JUGA:
Ikhtiar Menuju Baitullah Demi Meraih Haji Mabrur
Pemerintah daerah berharap gerakan ini mampu meningkatkan angka kesiapan keberangkatan haji dari wilayah ujung Sulawesi Selatan tersebut.
Dengan demikian, kendala finansial dan administrasi yang sering dihadapi warga dapat ditekan sejak awal melalui perencanaan yang matang.
Inovasi ini diharapkan mampu mendatangkan keberkahan yang melimpah bagi kemajuan daerah di masa depan.
Sehingga, semakin banyak masyarakat Luwu Timur yang memiliki kesempatan emas untuk menunaikan rukun Islam kelima tersebut.
“Semoga program ini menambah berkah bagi daerah kita. Insya Allah, lewat ikhtiar dari Luwu Timur menuju Baitullah ini, para jemaah kita mampu meraih predikat Haji Mabrur,” pungkas Irwan.

