Lawan Hoaks di Medos, Dinkes Lutim Tuntut Nakes Puskesmas Tidak Gagap Teknologi

Asdhar
2 Min Read
Perkuat literasi digital, Dinkes Luwu Timur wajibkan nakes puskesmas kuasai media sosial untuk perangi hoaks kesehatan di masyarakat (Sumber: Dinas Kominfo SP Luwu Timur)

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Luwu Timur kini mewajibkan seluruh tenaga kesehatan (nakes) di tingkat puskesmas untuk melek teknologi digital.

Langkah tegas ini diambil demi membendung gurita informasi palsu (hoaks) seputar dunia medis yang makin meresahkan masyarakat.

Sebagai bentuk keseriusan, Dinkes langsung membekali para nakes dengan keahlian khusus melalui lokakarya promosi kesehatan digital di Kota Makassar.

Melalui agenda ini, para petugas puskesmas se-Luwu Timur dilatih merancang strategi komunikasi kreatif berbasis platform media sosial terkini.

Sekretaris Dinkes Luwu Timur, Helmy Kahar, menegaskan bahwa pola edukasi konvensional sudah tidak lagi efektif di era digital.

Oleh karena itu, informasi medis resmi pemerintah kini harus dikemas semenarik mungkin agar mampu bersaing dengan narasi keliru yang telanjur viral.

“Tenaga kesehatan dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Media promosi yang menarik dan mudah dipahami akan mempercepat penyerapan informasi akurat,” ujar Helmy, Kamus (21/5/2026).

Ubah Teori Jadi Konten Edukasi Praktis

Selama pelatihan tiga hari tersebut, para peserta tidak hanya dicekoki materi teori. Panitia justru mewajibkan seluruh nakes untuk melakukan sesi praktik langsung dalam memproduksi konten edukasi digital.

Dengan demikian, produk informasi yang dihasilkan bisa langsung menyasar kebutuhan spesifik di wilayah kerja masing-masing.

Pihak Dinkes Luwu Timur berharap peningkatan kapasitas SDM ini mampu mengubah wajah pelayanan promosi kesehatan di akar rumput.

Share This Article