Intip Vale Nickel Corner, Pusat Edukasi Tambang Pertama di Lutim

Asdhar
3 Min Read
Vale Nickel Corner di Gedung Perpustakaan Daerah di Malili, Luwu Timur (dok)

Kabupaten Luwu Timur kini resmi memiliki pusat literasi pertambangan modern pertama yang ramah untuk publik.

Masyarakat dan kalangan pelajar kini tidak perlu lagi bingung untuk mencari referensi valid mengenai seluk-beluk industri hilirisasi mineral.

Fasilitas edukatif bernama Vale Nickel Corner ini menempati lokasi strategis di dalam gedung Perpustakaan Daerah Malili.

Infrastruktur hasil kolaborasi erat antara PT Vale Indonesia (PT Vale) dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur ini hadir untuk membuka ruang pembelajaran publik mengenai transisi energi global.

Pihak pengelola membangun ruangan ini di atas area seluas 70 meter persegi dengan konsep yang sangat interaktif.

Pengunjung dari berbagai kalangan usia dapat memahami materi berat seputar dunia pertambangan secara mudah dan menyenangkan.

Vale Nickel Corner Hadirkan Batuan Mineral Asli dan Koleksi Audio Visual

Fasilitas Vale Nickel Corner di Gedung Perpustakaan Daerah Luwu Timur, di Malili (Ist)

Daya tarik utama dari fasilitas edukasi baru ini terletak pada kebergaman alat peraga fisik. Sebab, pihak pengelola menyediakan koleksi audio visual digital terintegrasi yang bisa di akses langsung oleh setiap pengunjung.

Selain itu, para pelajar dapat melihat langsung replika serta contoh asli batuan mineral mentah hingga hasil akhir produk olahan nikel industri.

Melalui fasilitas Vale Nickel Corner ini, publik juga bisa mempelajari secara transparan mengenai penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang sedang berjalan.

Direktur External Relations PT Vale, Endra Kusuma, menambahkan bahwa kehadiran Vale Nickel Corner merupakan bentuk keterbukaan perusahaan terhadap publik.

“Kami ingin masyarakat, khususnya generasi muda, memahami tidak hanya proses produksi, tetapi juga komitmen kami terhadap lingkungan dan kontribusi sosial di komunitas sekitar,” jelasnya.

Langkah Taktis Menuju Wacana Museum Dunia Nikel

Keberadaan ruang edukasi ini ternyata menjadi batu loncatan awal bagi agenda besar pariwisata pengetahuan di Sulawesi Selatan.

Fasilitas Vale Nickel Corner di Gedung Perpustakaan Daerah Luwu Timur, di Malili (Ist)

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur tengah mendorong pengembangan fasilitas ini agar bertransformasi menjadi Museum Dunia Nikel di masa depan.

Dengan demikian, Luwu Timur tidak hanya memosisikan diri sebagai daerah penghasil komoditas semata, melainkan juga sebagai pusat vokasi industri.

Di mana hal tersebut sejalan dengan program pelatihan kerja Vocational Short Term Training (VST) milik PT Vale dan Politeknik Sorowako.

Gagasan megah ini diharapkan mampu menjadikan bumi Batara Guru sebagai ikon edukasi industri berkelanjutan yang paling diperhitungkan di kawasan Indonesia Timur.

Share This Article