Kapolres Palopo, AKBP Dedi Surya Dharma, memberikan instruksi khusus kepada Satuan Reserse Narkoba untuk memperketat pengawasan terhadap pergerakan barang haram di wilayah hukum Kota Palopo.
Kasat Narkoba diperintahkan memantau secara intensif indikasi masuknya jaringan pengedar narkotika berskala internasional.
Perintah tegas tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres saat memimpin apel pagi di halaman Mapolres Palopo, Rabu (20/05/2026).
Langkah taktis ini diambil sebagai komitmen nyata kepolisian dalam memutus rantai pasokan narkoba hingga ke akar-akarnya.
“Kasat Narkoba harus terus memonitor jaringan, termasuk jaringan internasional, dan bekerja sama dengan BNN. Saya ingatkan, jangan ada anggota yang bermain dengan narkoba,” tegas AKBP Dedi Surya Dharma di hadapan ratusan personel peserta apel.
Bangun Sinergi Taktis Bersama BNN
Dedi menjelaskan bahwa pemetaan jalur pasokan narkotika memerlukan pola penanganan yang terintegrasi.
Oleh karena itu, Polres Palopo diinstruksikan untuk segera membangun sinergi taktis dan bertukar informasi secara berkala bersama Badan Narkotika Nasional (BNN).
Selain mengincar jaringan besar dari luar, orang nomor satu di Polres Palopo ini juga memberikan warning keras ke dalam internal organisasi.
Pihak manajemen komitmen menerapkan penegakan disiplin tanpa pandang bulu bagi oknum anggota yang terbukti terlibat atau membantunya (backing).
Kapolres memastikan sistem penghargaan (reward) akan diberikan adil bagi personel yang berprestasi mengungkap kasus besar.
Sebaliknya, sanksi berat (punishment) hingga pemecatan telah disiapkan bagi oknum kepolisian yang nekat melanggar kode etik dan mencederai institusi.
Atensi Judi Sabung Ayam Hingga Pengamanan Iduladha
Di samping isu narkotika, jalannya apel harian ini juga menyoroti maraknya praktik judi sabung ayam yang kerap berpindah-pindah lokasi.
Kapolres memerintahkan jajaran Bhabinkamtibmas untuk bergerak lebih aktif memonitor aktivitas warga harian di tingkat kelurahan masing-masing.
Menjelang Hari Raya Iduladha, Kapolres meminta persiapan ibadah kurban dirapikan dengan baik.
Personel di lapangan ditugaskan mendata warga kurang mampu agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.
Pencegahan dini terhadap potensi gangguan keamanan jalanan seperti geng motor juga ikut dipertegas.
Di akhir arahannya, Kapolres mengimbau seluruh personel untuk tetap menjaga etika dalam bermedia sosial.
“Anggota Polri dituntut aktif menyebarluaskan layanan kepolisian darurat Call Center 110 agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan cepat tanggap secara gratis saat membutuhkan bantuan,” ujarnya.

